Minggu, 14 Jun 2026 03:05 WIB

Hii! Buang Sampah di Desa ini, Didoakan Dicabut Nyawanya

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 15 Jul 2019 19:10 WIB
Spanduk peringatan untuk para pembuang sampah
Spanduk peringatan untuk para pembuang sampah

jatimnow.com - Sebuah spanduk berwarna merah terpasang di salah satu sudut Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Spanduk itu berisi tulisan untuk memperingatkan siapapun yang membuang sampah di tempat itu.

Banner itu pun menjadi perbincangan warganet setelah salah satu akun Twitter yaitu Yoan Narotama @gundahku memposting banner tersebut. Banner itu tertera tulisan "Ya Allah... Cabutlah Nyawa Orang Yang Buang Sampah Disini..!!! Amin.!!!.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Tolong bantu "aamiin" kan ....... Akibat jengkelnya sama orang2 yang buang sampah sembarang (desa Pepe - SEDATI Sidoarjo)" tulis Yoan dalam akun Twitternya yang ia unggah pada pukul 10.50 Wib, Minggu (14/7/2019).

Warganet pun merespon dengan beragam komentar. Ada yang mengamini, penasaran hingga ikut-ikutan marah. Postingan itu mendapat 56 like, 57 retweet dan 29 komentar, salah satunya dari akun twitter Sunny @sunflaaws.

"Oh depan SDN Pepe, emang parah sih sampah disitu," tulis Sunny.

"Tiap hari lewat sini, emang parah banget sih yang buang sampah disini setiap hari semakin banyak sebelum dikasih spanduk itu, tp gk baik juga mendoakan yang jelek2 seperti itu semoga aja diberi kesadarn dan hidayah," tambah akun Twitter @nicomrd.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Yoan Narotama pun membalas komentar warganet tersebut. Yoan menulis bahwa pemasangan poster bernada sarkasme itu dipasang oleh aparat pemerintahan Desa Pepe, agar tidak ada lagi yang membuang sampah di tempat yang dimaksud.

Diinformasikan Yoan, problem sampah itu sudah 10 tahun tidak teratasi. Upaya peringatan dengan denda, uang dan hukuman pun juga tidak membuahkan hasil.

"Loh ada sayembaranya ketangkep denda satu juta atau berdiri di tempat selama 1 harian...penuh:)," balas Yoan Narotama.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Namun, dari sekian komentar, ada juga yang kontra atas pemasangan spanduk tersebut. Mereka beranggapan jika urusan cabut-mencabut nyawa adalah urusan Tuhan, bukan manusia.

"Urusannya apa juga?!,, mati hidup ini hak preogratif Allah SWT, kasih orang untuk jaga, iuran swadaya bersama, libatkan Rt, Rw, Kelurahan setempat. Jika itu komplek perumahan, libatkan pengembang buat draft sanksi ketahuan ada yang membuang sampah distu," balas akun Ady Riadi @AdyRiadi16.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.