Minggu, 14 Jun 2026 02:30 WIB

Komplotan Pencuri Mobil yang Disergap Dikenal Penjahat Profesional

Mobil yang dipakai Geprek Cs saat disergap Tim Jatanras Polda Jatim di Pasuruan
Mobil yang dipakai Geprek Cs saat disergap Tim Jatanras Polda Jatim di Pasuruan

jatimnow.com - Komplotan pencuri mobil yang disergap Tim Jatanras Polda Jatim di Dusun Pelem, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, saat transaksi mobil curian, dikenal profesional dan licin dalam beraksi.

Dalam penyergapan itu, Kasubdit Jatanras AKBP Leonard Sinambela dan timnya meringkus lima orang, salah satunya tewas ditembak. Lima orang itu adalah Mahmudan alias Dany alias Geprek (36), pelaku yang tewas; Ahmad Yonis (21), tertembak di bagian paha serta tiga lainnya yaitu LK (23), DS (24) dan NYL (19) yang merupakan seorang perempuan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam melakukan pencurian mobil, kelompok ini dikoordinir Geprek. Dialah yang membagi tugas sehingga saat mencuri mobil di Jalan Beton XIII No. 8, Dusun Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, komplotan ini berhasil berhasil menggasak mobil, kunci hingga STNK aslinya.

Baca juga:  

Mobil yang mereka curi pada 6 Juni 2019 lalu itu adalah Honda Mobilio bernopol W 1013 CA, milik Utaryo Sudjono.

Deretan barang bukti kejahatan Geprek CsDeretan barang bukti kejahatan Geprek Cs

"Komplotan ini beraksi pada saat warga sedang melaksanakan Salat Subuh atau sekitar pukul 04.00 Wib," jelas Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, Senin (8/7/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Gupuh menambahkan, saat beraksi di Gresik, pelaku Geprek mengajak LK. Geprek masuk ke rumah dan mengambil kunci mobil serta surat surat kelengkapannya, sementara LK mengawasi sekitar.

"Kunci mobil dan STNK itu diambil dari dalam rumah korban," terang Gupuh.

Sementara, AKBP Leonard Sinambela menyebut, dalam beraksi, Geprek Cs selalu mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Komplotan ini tidak segan melukai ketika aksinya tepergok warga maupun korban. Setelah berhasil, mobil curian dijual ke penadah dan hasilnya dibagi sesuai porsi tugas.

Dari penyergapan tersebut, Leonard dan timnya menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2,3 juta; 7 lembar STNK mobil; 3 STNK motor; peralatan kunci; beberapa perhiasan serta sebilah pisau penghabisan.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Masih kami kembangkan ke TKP-TKP lainnya yang dilakukan komplotan ini," beber Leonard.

Selain modus di atas, Tim Jatanras Polda Jatim juga masih mendalami modus lain yang biasa dilakukan komplotan ini. Sebab satu dari lima orang yang ditangkap, merupakan perempuan.

"Masih kami dalami lagi peran empat pelaku tersisa," tandas Leonard.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.