Selasa, 23 Jun 2026 17:53 WIB

SCCC Kecam Kepala Sekolah di Surabaya Cabuli 6 Siswa

Direktur Eksekutif SCCC, Edward Dewaruci
Direktur Eksekutif SCCC, Edward Dewaruci

jatimnow.com - Penganiayaan dan pencabulan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah salah satu SMP swasta di Surabaya mendapat kecaman dari lembaga Surabaya Children Crisis Center (SCCC).

Direktur Eksekutif SCCC, Edward Dewaruci mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan penuh terhadap enam anak yang menjadi korban pelaku berinisial AS (40).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kejadian ini adalah keprihatinan bagi kami. Ternyata fenomena gunung es terhadap kasus kekerasan terhadap anak masih terus berlangsung dan terjadi. Kami akan berikan pendampingan penuh bagi korban," kata Edward saat di Mapolda Jatim, Jumat (5/7/2019).

Baca juga:  

Ia memaparkan, perilaku AS semakin memprihatinkan wajah lembaga pendidikan. Pasalnya sebagai pemimpin di sekolahnya seharusnya menjadikan tempat dimana anak-anak mendapatkan perlindungan pembelajaran bukan malah dilecehkan.

Bahkan, Edward menyebut jika kasus ini merupakan kasus terbesar di sepanjang 2019. Dimana jumlah korban pelecehan lebih dari lima orang.

"Kalau untuk tahun 2019, pelaku ini dengan jumlah korban yang cukup banyak, lebih dari 5 itu," ujar dia.

Untuk memulihkan traumatis yang dialami korban, SCCC memberikan pendampingan berupa pemulihan psikologi dan penanganan traumatik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Kalau di Pemkot Surabaya sistem perlindungan anaknya masih berjalan. Ada tim pemulihan, kalau di Polda ada PPT untuk pemulihan. Ini harus menjadi perhatian, karena luka anak-anak bisa terbawa," katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, yang telah berhasil menangani kasus kekerasan dan pencabulan di lingkungan sekolah, yang telah terbongkar sejak awal April 2019, lalu. Untuk bisa mengungkap kasus ini butuh keberanian dari korban untuk melapor.

"Wilayah yang orang tua merasa sangat percaya dengan dunia pendidikan. Ini keprihatinan. Dan kami mengapresiasi pihak Polda yang telah berusaha mengungkap kasus ini. Karena kasus kekerasan terhadap anak itu kasus yang sulit, mengumpulkan keberanian pada korban untuk memberikan laporan itu proses yang butuh keahlian khusus," kata Edward.

Penindakan ini juga disebut sebagai bagian dari upaya bersama antara masyarakat dan aparat berwenang untuk menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

"Ini upaya bersama aparat dan masyarakat harus mau menciptakan lingkungan yang ramah dan aman untuk anak-anak kita. Upaya ini mudah-mudahan bisa," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.