Senin, 08 Jun 2026 02:41 WIB

KLB Hepatitis A di Pacitan, Dinkes: Ini Dugaan Penyebabnya

Ilustrasi jatimnow.com
Ilustrasi jatimnow.com

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan menyebut penyebaran wabah Hepatitis A yang menyebabkan 877 orang Pacitan menderita diduga karena pola memasak air yang kurang matang.

"Diduga pola memasak air yang kurang matang karena yang sudah tercemar oleh bakteri E. Coli, dalam memasak harus lebih lama," kata Kadinkes Pacitan, dr Eko Budiono, Sabtu (29/6/2019).

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Menurutnya, dugaan tersebut karena beberapa kawasan yang terkena wabah Hepatitis A adalah daerah yang kesulitan air dengan sumber air yang dipakai secara berkelompok.  

"Jadi sumber air cuma satu dan dipakai bareng-bareng. Selain itu masyarakat memasak airnya tidak lama," ujarnya.

Menurutnya, air yang tercemar bakteri harus lama dimasaknya hingga benar-benar mendidih. Setelah mendidih paling tidak dibiarkan dulu sekitar 5 menit.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Selain itu, dengan keadaan cuaca yang saat ini cenderung dingin membuat penyebaran virus Hepatitis juga menjadi lebih cepat.

Ia juga menyebut, merebaknya kasus Hepatitis adalah pasca Hari Raya Idul Fitri, sehingga semakin menambah pola penyebaran wabahnya.

"Masyarakat kita kalau bersilaturahmi selalu beramai-ramai. Seringnya kontak fisik ini menambah cepat penyebaran wabah hepatitis secara person to person," ujarnya sambil menyebut jika Kabupaten Pacitan telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.