Senin, 27 Jul 2026 13:35 WIB

Begini Keseruan Banyuwangi Gombengsari Plantation Run 2019

Banyuwangi Gombengsari Plantation Run 2019 berlangsung seru dan meriah
Banyuwangi Gombengsari Plantation Run 2019 berlangsung seru dan meriah

jatimnow.com - Event sporttourism Banyuwangi Gombengsari Plantation Run 2019 berlangsung meriah, Minggu (23/6/2019). Kompetisi lari yang menyuguhkan trek perkebunan tersebut diikuti ribuan pelajar dan peserta umum.

Mengambil start di kawasan Wana Wisata Sumbermanis, Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, ribuan peserta ini menempuh jarak 5 kilometer dengan rute yang menantang. Mereka berlari menembus hutan Gombengsari dan menyusuri rapatnya rerimbunan pohon mahoni serta pinus.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Trek yang harus dilalui naik turun, terjal, berbatu, terkadang licin, becek dan terhalang akar pohon. Namun udara yang sejuk sangat membantu peserta menjaga staminanya.

Bupati Anas sebelum memberangkatkan para pesertaBupati Anas sebelum memberangkatkan para peserta

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kompetisi lari ini dibuat untuk merespon keinginan kaum milenial.

"Ini bagian dari respon kita terhadap keinginan milenial. Mereka menyukai dua hal, pertama olahraga dan kedua budaya. Karena itu kita gelar beberapa kegiatan berbasis budaya dan alam, salah satunya Gombengsari Plantation Run ini," kata Anas.

Event ini juga mengakomodir potensi lokal. Sebab Gombengsari memiliki potensi lokal yang kuat. Selain alamnya yang indah, Gombengsari juga terkenal dengan kopi dam susu kambing ettawa.

"Berbekal potensi yang kami miliki, Banyuwangi terus menggarap sporttourisme, olahraga berbalut pariwisata dengan memanfaatkan kekayaan alam kami. Tahun ini ada 12 event sporttourisme, antara lain yang akan dihelat dalam waktu dekat adalah Durian Cycling, Savana duathlon, hingga Tour de Ijen," ujar Anas.

Para peserta dari kategori umumPara peserta dari kategori umum

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Menurut Anas, Gombengsari bisa menerapkan pariwisata berbasis rakyat dan kearifan lokal. Ini akan lebih kuat jika dibanding wisata buatan yang kadang memaksakan apa yang tidak sesuai dengan tradisi atau pengembangan masyarakat di tingkat lokal.

"Kami akan dorong halal friendly tourism yang berbasis plantation tumbuh di tempat ini. Saya senang datang ke sini. Pengembangan kerajinannya juga luar biasa," tambah Anas.

Banyuwangi Gombengsari Plantation Run 2019 ini terdiri dari kategori pelajar SD, SMP dan SMA. Selain itu juga ada kategori umum yang ikut memeriahkan kompetisi ini.

Untuk juara kategori SD putra diraih Rizki Sugiarto dari SDN Bakungan Glagah. Juara SD putri, Dwi Ainun R dari SDN 2 Gumirih, Singojuruh. Di kategori SMP putra diraih Wahyu Hidayat dari SMP 2 Genteng serta Innes Aditya dari SMP 2 Banyuwangi di kategori putri.

Bupati Anas bersama para pemenangBupati Anas bersama para pemenang

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Kategori SMA putra dijuarai oleh Anggi F dari SMA Muhamadiyah 2 dan Ernofian dari SMA 2 Genteng di kategori putri. Juara kategori umum putra diraih oleh Buang dari Kecamatan Kalipuro. Di kategori putri juara diraih Sarah Adnanova, peserta Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI) asal Cekoslowakia.

"Saya tidak menyangka bisa menjadi pemenang. Saya lihat tadi semuanya berlari dengan kencang, terutama anak-anak. Treknya asik, menantang. Ini pengalaman seru bagi peserta seperti saya, menjajal kompetisi lari di negeri orang," ungkap Sarah.

Rasa senang juga diungkapkan oleh Wahyu Hidayat, juara 1 di kategori SMP putra.

"Saya memang rutin berlatih lari. Namun di Gombengsari ini tantangan tersendiri buat saya yang biasa berlatih di jalan aspal. Syukur bisa menang juga di trek pegunungan," sambungnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.