Rabu, 24 Jun 2026 05:00 WIB

Ini Persiapan Wali Kota Risma Hadapi Pasar Bebas 2020

Suasana di ruang sidang Balai Kota Surabaya
Suasana di ruang sidang Balai Kota Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berbenah menyambut pasar bebas yang akan dimulai pada 2020 mendatang. Salah satunya dengan menyiapkan tenaga ahli serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengumpulkan jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Senin (10/6/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam pertemuan itu, Risma menyampaikan betapa pentingnya persiapan menghadapi pasar bebas yang akan masuk ke Indonesia tahun 2020. Sebab, apabila mereka tidak siap, maka akan kalah dengan orang-orang asing yang akan berdatangan ke Indonesia.

"Kenapa saya adakan pertemuan ini, karena tahun depan pasar bebas akan masuk ke negara kita. Untuk itu, saya sampaikan ini agar Bapak Ibu tahu apa yang harus dilakukan ke depannya. Kalau kita tidak siap, maka akan kalah dengan orang asing," kata Risma saat memimpin rapat.

Menurut Risma, persiapan untuk menghadapi pasar bebas itu harus dilakukan di berbagai aspek dan berbagai macam. Bahkan, ia memastikan bahwa persiapan itu tidak hanya dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM)-nya, tapi yang lain juga.

"Persiapannya ya macam-macam, semuanya. Perusahaan tidak hanya ngomong masalah SDM saja, tapi semuanya, termasuk efektif dan efisiennya," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Risma pun meminta untuk selalu menjaga stabilitas harga di pasaran. Ia juga meminta secara khusus kepada PD Pasar Surya untuk memperhatikan kebersihan dan bangunan-bangunan pasar yang ada di berbagai titik di Kota Surabaya.

"Jangan sampai nantinya mereka lebih memilih belanja di swalayan, bukan di pasar karena beberapa pertimbangan. Apabila menemukan bangunan pasar yang kurang layak, segera dibenahi demi kenyamanan pedagang dan pembeli," ujarnya.

Risma menambahkan, bagi para jajaran BUMD untuk tidak mempersiapkan diri dari sisi perdagangan barang saja. Ia juga meminta untuk mempersiapkan tenaga kerjanya supaya tersertifikasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saya kembali mengingatkan untuk sertifikasi. Bapak-Ibu, itu sangat penting. Meskipun sudah ahli tenaga pekerjanya, tapi kalau belum punya sertifikasi, ya dengan mudah bisa digeser atau tidak diakui keberadaannya. Jangan sampai kita dinilai tidak layak karena tidak ada sertifikasinya," tambahnya.

Evaluasi sistem kerja di jajaran BUMD sudah dilakukan. Diharapkan sistem kerjanya bagus dan siap mengambil semua peluang yang ada.

"Saya harap ke depan semua komponen sudah kuat, sehingga tidak ada peluang bagi orang asing untuk mengendalikan kita," harapnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.