Rabu, 10 Jun 2026 21:29 WIB

Miris, Siswi SMP di Ngawi Dicabuli 3 Pemuda

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Salah satu pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ngawi menjadi korban kebejatan 3 pemuda. Sebelumnya, korban berkenalan dengan salah satu tersangka berinisial TR, (21) melalui WhatsApp.

"Betul ada persetubuhan gadis di bawah umur. Pelakunya tiga orang," kata Kapolsek Geneng, AKP Munaji, Rabu (29/5/2019).

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Ia menceritakan, korban berkenalan dengan pelaku yang merupakan warga Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi melalui WhatsApp janjian untuk bertemu. Pelaku kemudian mengajak korban untuk jalan-jalan. Korban yang merasa senang diajak oleh pelaku hanya menurut ketika diajak ke sawah.

"Di sawah itu, pelaku meminta korban melakukan perbuatan tidak senonoh yaitu oral. Karena korban masih lugu, akhirnya mengikuti kemauan pelaku," urainya.

Setelah terpuaskan hajatnya, pelaku tidak langsung membawa pulang korban melainkan diajak ke Terminal Geneng. Di sini, korban dikenalkan oleh dua teman pelaku yakni AB, (22) dan ND, (23).

Korban kemudian diajak oleh ketiga pemuda ini ke sebuah warung. Namun ajakan ini merupakan akal-akalan dari pelaku TR agar korban dapat digauli oleh kedua temannya.

"Korban dan pelaku dari terminal kemudian ke warung dekat SMKN 1 Geneng. Tapi di warung itu korban ditinggal oleh TR dengan alasan mengambil handphone yang tertinggal," ujarnya.

Disaat TR mengambil handphone, pelaku AB mencoba merayu korban untuk melakukan persetubuhan. Diduga karena tertekan, korban terpaksa menuruti keinginan pelaku AB untuk berhubungan layaknya suami istri.
Persetubuhan dengan pelaku AB tersebut hingga dua kali.

Baca Juga: Polres Gresik Bekuk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

"Pertama di warung, kedua di semak-semak. Dan korban menurutnya," tegasnya.

Korban kemudian diminta oleh pelaku ketiga yaitu ND untuk juga melayani hubungan suami istri. Korban diajak oleh pelaku ND ke gubug sawah dan kembali disetubuhi.

"Lagi-lagi korban tidak bisa melawan. Yang terakhir itu sambil diancam oleh pelaku jika tidak melayani maka tidak akan diantar pulang," katanya.

Korban kemudian diantar pulang oleh pelaku TR. Korban kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Dengan diantar keluarganya, korban kemudian melaporkan ke Polsek Geneng.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Setelah dalam satu hari dipaksa melayani 3 pemuda yang baru dikenalnya, korban dengan diantar orang tuanya telah melaporkan kejadian tersebut. Kami masih melakukan pengejaran terhadap 3 pelaku. Doakan cepat tertangkap," tukasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.