Minggu, 14 Jun 2026 01:25 WIB

Ulama Sampang Yakin Ada Aktor Utama Pembakaran Mapolsek Tambelangan

Para Ulama Sampang, Madura usai bersilaturahmi bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Surabaya
Para Ulama Sampang, Madura usai bersilaturahmi bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Surabaya

jatimnow.com - Polisi menyebut bahwa para pelaku lain kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura bersembunyi di beberapa pondok pesantren (ponpes). Namun, para ulama di Sampang sepakat akan membantu kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, KH Buchori Maksum menyebut, kejadian tersebut telah membuat nama-nama ulama di Sampang dan pemerintah di Madura tercoreng. Untuk itu ia bersama para ulama lainnya sepakat untuk mendukung kepolisian mencari aktor di balik kejadian tersebut.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Karena ini, terus terang saja tentu telah mencoreng nama-nama, terutama ulama di Sampang dan juga pemerintah," tegas Kiai Buchori usai silaturahmi dengan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan bersama para ulama Sampang di rumah dinas Kapolda Jatim Jalan Bengawan, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Baca juga:  Pelaku Lain Pembakaran Mapolsek Tambelangan Diduga Sembunyi di Ponpes

Ia juga meyakini bahwa ada aktor atau otak di balik kejadian tersebut. Apabila tidak ada, tidak mungkin pembakaran itu bisa terjadi.

"Kami yakin sebagai ulama, tanpa ada aktor atau otak yang utama sebagai penggerak pihak ketiga, itu tidak mungkin terjadi. Karena kami para ulama di Sampang, jauh-jauh sebelumnya sudah memberikan edukasi ke masyarakat terkait pemilu ini," sambungnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Untuk itu kami berharap Bapak Kapolda untuk memproses segala sesuatu personal yang terkait masalah itu. Yang kami harapkan mencari aktornya atau yang membantu aktor itu, sehingga dapat ditemukan dan diproses secara hukum yang berlaku di negeri kita ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Luki menjelaskan, pelaku pembakaran lainnya dan tempat persembunyiannya sudah dikantongi.

"Kami sudah kantongi nama-nama pelaku lainnya. Kami sudah mengidentifikasinya semua. Kami tahu para pelaku ini sedang berlindung dan mengamankan diri di pondok-pondok pesantren," jelas Luki usai bersilaturahmi dengan Tokoh Agama Sampang di rumah dinasnya Jalan Bengawan, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Untuk melalukan penangkapan pelaku lainnya, Luki mengatakan jika dirinya sudah berkoordinasi dengan ulama dan habaib di Sampang.

"Kiai dan ulama akan membantu kita bahkan menyerahkan pelaku. Kami sudah berkoordinasi kepada kiai di pondok pesantren untuk membantu agar pelaku menyerahkan diri, karena kami sudah punya identitas mereka," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.