Minggu, 07 Jun 2026 05:27 WIB

Empat Joki Diamankan saat Tes Masuk Universitas Muhammadiyah Surabaya

Empat joki diamankan UM Surabaya
Empat joki diamankan UM Surabaya

jatimnow.com - Empat orang joki tes masuk Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya gelombang kedua diamankan panitia pelaksana, Selasa (21/5/2019). 

Joki tersebut berinisial RD, (18) dan Inam, (19) diketahui merupakan mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM). Sementara BA, (22) mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dan MM,  (17) alumnus salah satu SMA negeri di Kediri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rektor UM Surabaya, Sukadiono mengungkapkan tahun ini tes FK menggunakan sistem Computer Based Test, sehingga penggunaan kertas sangat minim. Selama proses pelaksanaan tes, keempat pria ini melakukan gerak gerik yang mencurigakan.

"Mereka melakukan komunikasi via kertas yang disebar, satu joki membantu satu peserta. Akhirnya kami amankan dan memang mereka melakukan praktek perjokian," katanya.

Ia menjelaskan, dua mahasiswa UGM tersebut mengaku berasal dari program studi Teknik Elektro dan Ilmu Gizi. Sementara mahasiswa dari ITB berasal dari prodi Teknik Elektro. Dan satu lulusan SMA yang menjadi joki merupakan lulusan tahun ini.

"Kami sudah minta KTP mereka dan akan kami lakukan laporan ke kepolisian. Kemudian berita acaranya akan kami kirim ke UGM dan ITB. saya rasa perlu langkah antisipasi tes FK gelombang ketiga dan tahun berikutnya. Kami harus menambah kewaspadaan," ujarnya.

Menanggapi ditemukannya mahasiswa UGM yang melakukan praktek perjokian juga mendapat tanggapan dari Prof Lincolin Arsyad, Pendidikan Tinggi Litbang PP Muhhamadiyah yang sekaligus guru besar Fakultas Ekonomi Bisnis UGM yang sedang mengisi kegiatan di UM Surabaya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Saya sebagai akademisi dan sebagai guru besar UGM sangat kecewa dan malu atas peristiwa ini. Karena dua dari empat joki ini dari UGM, sangat memalukan almamater saya,"ujarnya.

Ia berharap pihak berwajib dapat menyelesaikan dengan cara yang bijaksana. Pasalnya keempat joki yang ditemukan mendapat komisi sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta, padahal peserta ujian yang ikut tes membayar Rp 125 juta untuk jasa joki. Sehingga perlu diusut jaringan joki tes masuk FK ini.

Terkait sanksi dari UGM, menurutnya merupakan wewenang rektor UGM. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang pasti rektor harus tahu ada anaknya yang melakukan praktek perjokian dan mereka sudah mengaku," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.