Minggu, 26 Jul 2026 17:48 WIB

Massa Ratu Adil Demo di Kantor Bawaslu Jatim

Demo di depan Kantor Bawaslu Jatim
Demo di depan Kantor Bawaslu Jatim

jatimnow.com - Kelompok massa yang mengatasnamakan dirinya Ratu Adil (Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur dan Adil) menggelar demo di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, Jalan Tanggulangin, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Pantauan di lokasi, massa terdiri dari FPI, berbagai kelompok relawan Pasangan Calon (Paslon) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno serta massa dari serikat pekerja.

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

Selain mengibarkan bendera merah putih, massa juga membawa poster bertuliskan '#KartuMerahUntukKPU'; 'Kalian Baik Kami Baik, Kalian Jujur Kami Bersyukur'; 'Kalian Curang Kami Perang'; 'Jangan Sia-siakan Nyawa Para Petugas Penyelenggara Pemilu'.

Humas Aksi Ratu Adil Reni Widya Lestari mengatakan, aksi damai ini untuk mengunjungi sekaligus bersilaturrahim dengan Bawaslu dengan membawa sejumlah tuntutan sebanyak 9 amanat penderitaan rakyat. Ia menganggap pemilu tahun ini adalah penghianatan terhadap suara rakyat.

"Jadi kita, dengan keprihatinan kita, pemilu kali ini adalah pemilu yang terburuk di Indonesia. Mulai dari kotak kardus, C1 yang hilang, angka yang penuh rekayasa hingga kecurangan-kecurangan yang terjadi saat berlangsungnya pemilu. Kita anggap itu adalah suatu penghianatan terhadap suara rakyat," sebut Reni.

Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember

Terkait hasil rekapitulasi suara, Reni mengatakan bahwa dari salah satu paslon menjadi saksi tidak menandatangani. Untuk itu ia bersama massa lainnya dari melakukan aksi.

"Ada saksi dari salah satu paslon yang tidak menandatangani. Kita omongin di sini harus disepakati karena kita masyarakat. Suara kita sudah kita berikan di TPS. Ketika yang bertugas tidak bertugas dengan baik, itu harus menjadi perhatian Bawaslu," ungkapnya.

Baca Juga: Foto: Aksi Dramatis Korps Marinir Guncang Jakarta

Apabila tuntutannya tersebut tidak ada tindaklanjut atau jawaban dari Bawaslu, ia bersama massa akan melakukan aksi yang serupa sampai kapanpun. Mereka akan terus turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya.

"Kalau misal tidak, kami akan terus turun ke jalan sampai kapanpun," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.