Selasa, 09 Jun 2026 07:37 WIB

Sidak Jasa Penukaran Uang Baru di Surabaya

Sidak uang palsu pada jasa penukaran uang di Surabaya
Sidak uang palsu pada jasa penukaran uang di Surabaya

jatimnow.com - Untuk menekan peredaran uang palsu (Upal) selama Ramadan dan Lebaran 2019, polisi menggelar sidak jasa tukar uang di sepanjang Jalan Veteran, Surabaya, Selasa (14/5/2019). Mereka memberikan imbauan sekaligus pemeriksaan keaslian uang yang dipajang.

"Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu," ujar Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Muhammad Fatoni saat memimpin kegiatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam pemeriksaan itu, petugas tidak menemukan adanya uang palsu (upal). Fatoni dan personelnya pun mengingatkan para 'pedagang' untuk lebih berhati-hati. Misalnya, hanya memajang contoh uang baru.

"Dipajang satu lembar saja. Lainnya disimpan agar tidak jadi sasaran kejahatan," imbau Kompol Fatoni kepada penyedia jasa tukar uang.

Fatoni menerangkan, penyedia jasa penukaran uang cukup rawan menjadi korban kriminalitas. Di antaranya, penipuan dan perampokan. Jarak yang bersebelahan dengan jalan raya membuat potensi kejahatan cukup terbuka.

"Bukan tidak mungkin pengendara yang sedang melintas langsung merampas uang yang dipajang," jelasnya.

Ia juga mengimbau warga yang hendak menukarkan uang bisa lebih waspada. Minimal memeriksa keaslian dan menghitung ulang uang yang ditukarkan.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

"Diperiksa dengan teliti. Jangan sampai rugi karena yang didapat adalah uang palsu," tegas Fatoni.

Salah satu penyedia jasa penukaran uang di Jalan Pahlawan, Andik (43) mengaku sudah belasan tahun melakoni bisnis musiman itu. Ia mengakui risiko yang dihadapi sebagai penyedia jasa penukaran uang baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tapi saya punya cara tersendiri untuk menangkal uang palsu yaitu menggunakan lampu ultraviolet. Biasanya, dipakai seminggu menjelang hari raya karena permintaan penukaran naik. Sekarang masih bisa diatasi dengan cara manual. Diseleksi dengan teliti dan tidak ceroboh kalau ada yang tukar," katanya.

Ia menyatakan, dari jasa tukar uang baru itu ia menyediakan pecahan Rp 2 ribu dengan total Rp 200 ribu, pecahan Rp 5ribu dengan pecahan Rp 500 ribu dan pecahan Rp 10 ribu dengan total Rp 1 juta.

"Ini hanya saya lakukan saat menjelang lebaran saja, Setelah puasa atau lebaran ya saya aktivitas kembali jadi kuli bangunan," ungkapnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.