Rabu, 22 Jul 2026 09:24 WIB

Olahan Takjil ini Sebaiknya Dihindari saat Berbuka Puasa

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 07 Mei 2019 14:02 WIB
 Pasar Takjil Musiman di Jalan A Yani, Kota Blitar
Pasar Takjil Musiman di Jalan A Yani, Kota Blitar

jatimnow.com - Bulan Ramadan, penjual musiman yang menjajakan olahan takjil banyak ditemukan dipinggir jalan.

Masyarakat diharapkan berhati-hati untuk mengkonsumsi takjil sebab ada beberapa olahan yang justru berbahaya bagi tubuh ketika dikonsumsi.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr Dharma Setiawan menyebutkan ada beberapa makanan yang harus dihindari ketika berburu takjil. Salah satunya makanan dengan alas koran bekas maupun makanan yang tidak ditutup saat disajikan.

"Misalnya gorengan. Gorengan yang ditaruh diatas koran bekas ini akan terpapar tinta. Tinta ini kalau dikonsumsi bisa berbahaya bagi tubuh kita untuk jangka panjangnya. Kemudian makanan yang tidak ditutup, kalau dihinggapi lalat dan serangga bisa mengganggu kesehatan," kata dr Dharma, Selasa (7/5/2019).

Kaki lalat yang hinggap pada makanan yang tidak ditutup dapat menjadi sarana perpindahan bakteri. Bila dikonsumsi dapat menyebabkan diare.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap makanan dengan warna mencolok. Menurutnya, makanan dengan warna mencolok atau corak warna yang menarik justru berpotensi menggunakan bahan pewarna non pangan.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Biasanya kalau seperti itu, disinyalir menggunakan pewarna pakaian. Walaupun terkadang belum terbukti namun masyarakat harus waspada," ujarnya.

Ia menambahkan, kandungan gizi dalam takjil yang dijual juga perlu diperhatikan agar makanan yang dikonsumsi tidak menimbulkan efek bagi kesehatan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar segera ke dokter bila terjadi gejala keracunan usai mengkonsumsi takjil.

"Kadang ada makanan yang menimbulkan kenyang, ada yang menimbulkan kalori dan menimbulkan rasa haus. Ini perlu diperhatikan. Kalau memang merasakan ada gejala, kami sarankan untuk ke dokter atau ahli medis terdekat agar segera ditangani," tutupnya.

Baca Juga: Ramadan 2026, Ribuan Takjil dan Minuman Menyentuh Komunitas

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.