Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Alasan Penari Asal Kediri Dimutilasi: Tidak Muat dalam Koper

Kedua pelaku mutilasi, Aziz dan Aris (menangis) di Mapolda Jatim
Kedua pelaku mutilasi, Aziz dan Aris (menangis) di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Setelah kenal di media sosial (medsos) usai lebaran tahun 2018, hubungan asmara sesama jenis antara Budi Hartanto (28) korban mutilasi dan Aris Sugianto atau AS (34) berlanjut ke hubungan badan atau bercinta. Namun petaka itu datang pada 2 April 2019 lalu.

Tepatnya di warung mili Aris di di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Aris mengajak korban bercinta meski di sana sedang ada Ajis Prakoso atau Aziz Prakoso atau AP (23) yang merupakan teman dekat Aris.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Hubungan badan sesama jenis di warung itu, bagi Aris dan Budi merupakan yang keempat. Berbeda dengan tiga percintaan sebelumnya, kali ini, Budi meminta uang kepada Aris setelah keduanya sama-sama puas.

"Karena tidak diberi uang, korban marah-marah dan mencaki maki tersangka AS," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, Senin (15/4/2019).

Cek cok mulut keduanya akhirnya didengar Aziz yang mencoba melerai. Namun, korban yang sudah berang akhirnya mengambil parang tergeletak di kursi warung yang langsung diayunkan ke arah Aziz. Namun parang itu berhasil ditangkis dan direbut Aziz.

"Tersangka AP akhirnya menyabetkan parang itu ke lengan kiri korban hingga korban tertelungkup," tambah Gupuh.

Setelah korban tertelungkup, Aziz membacokkan parang itu ke tubuh korban bergantian dengan Aris hingga korban tewas. Setelah itu, keduanya mencoba memasukkan tubuh korban ke dalam koper milik Aris, tapi tidak cukup.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Karena itu, tersangka AS dan AP memutilasi kepala korban dan dibuang terpisah," beber Gupuh.

Kepala korban dibungkus tas plastik dan dibuang di Sungai Desa Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Sedangkan tubuh korban korban dimasukkan koper dan dibuang ke bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Setelah membuang dua bagian tubuh korban itu, tersangka Aris dan Aziz merampas barang-barang korban, mulai dari tas, pakaian, dompet yang kemudian dibakar oleh tersangka Aris di rumahnya di Desa Mangunan, Kacamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Sedangkan motor Honda Scoopy milik korban simpan di rumah Aris tersebut.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara uang korban Rp 600 ribu dibagi berdua oleh Aris dan Aziz. Kemudian handphone serta plat nomor polisi motor korban disimpan di rumah Aziz di Desa/Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

"Kami menangkap tersangka AP di Kediri. Sedangkan tersangka AS ditangkap di Jakarta saat hendak kabur ke Lampung dengan penangkapan dibantu Polda Metro Jaya," pungkas Gupuh.

Kasus mutilasi penari asal Jalan Melati, Mojoroto, Kota Kediri itu diungkap oleh tim gabungan yang dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela setelah 9 hari penyelidikan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.