Sabtu, 13 Jun 2026 14:31 WIB

Ancam Korban Pakai Parang dan Pistol, Komplotan Rampok Ditembak

Barang bukti kejahatan komplotan perampok dibeber di Mapolres Batu
Barang bukti kejahatan komplotan perampok dibeber di Mapolres Batu

jatimnow.com - Komplotan perampok yang biasa menyatroni rumah dan mencuri motor di wilayah Kota Batu dan Malang ditangkap polisi. Dalam aksinya, komplotan ini memakai senjata pistol mainan dan parang. Dua dari tiga pelaku yang ditangkap ditembak karena menyerang polisi saat disergap.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo mengatakan, tiga pelaku yang ditangkap tersebut merupakan komplotan perampok asal Pasuruan yang beranggotakan 5 orang.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Tiga pelaku itu adalah Zainul Ikhsan alias Joni (38) warga Kemantren Rejo, Pasuruan; Biarto (33) warga Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo dan Hosen alias Kacong (36) beralamatkan Bangkalan, Madura.

"Dua pelaku masih kami buru," terang Anton, Jumat (5/4/2019).

Anton menjelaskan, kelompok ini merupakan spesialis motor di garasi rumah. Dari catatan penyidik, mereka beraksi pada 30 Maret 2019 dan berhasil menggasak dua unit motor sekaligus. Jika ditotal, mulai Januari 2019, mereka sudah menyatroni 6 garasi rumah di Kota Batu.

"Kelompok ini merupakan pencuri motor antar kota," bebernya.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Dalam aksinya, komplotan ini mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis parang dan pistol revolver mainan. Itu dipersiapkan para pelaku untuk menakuti korban ataupun melukai bila korban melawan.

Parang itu juga yang dipakai pelaku untuk menyerang polisi saat disergap di rumahnya di Pasuruan pada 2 April 2019 lalu.

"Karena menyerang anggota kami dengan parang dan tembakan peringatan tidak dihiraukan, kami terpaksa menembak kaki dua pelaku," tegas Anton.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Dari para pelaku, penyidik menyita 4 unit motor, 1 unit mobil sewaan Daihatsu Xenia yang digunakan untuk beraksi, belasan STNK motor hasil curian, plat nomor polisi, sebilah parang, hingga serkel yang digunakan memotong bagian sepeda motor serta pistol mainan.

Diakui para pelaku, setelah berhasil mencuri motor, mereka memotong-motong bagian motor dengan serkel. Setelah itu, mereka menjualnya berbentuk sparepart.

"Kami terus kembangkan kasus ini," pungkas Anton.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.