Senin, 08 Jun 2026 14:39 WIB

Menggemaskan, Biker Cilik Menangis Saat Digiring Polisi

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Apr 2018 09:04 WIB
Petugas polisi sedang mendekati pemotor cilik agar tak ketakutan/Istimewa
Petugas polisi sedang mendekati pemotor cilik agar tak ketakutan/Istimewa

Jatimnow.com - Petugas kepolisian saat ini dituntut untuk bersikap humanis. Tidak hanya tegas, seorang polisi lalu lintas juga diharap mampu bersikap lembut.

Sebuah video beredar menggambarkan kebaikan petugas polisi dalam menghadapi pelanggar lalu lintas. Kali ini polisi lalu lintas dihadapkan dengan biker yang pemboncengnya tak mengenakan helm.

Baca Juga: Kisah Si Kuning, Oase Gizi dan Senyum Dari Polres Tulungagung

Bukannya marah, namun tiga anggota polisi yang terekam kamera tersebut malah merasa iba dan berniat menolong.

Bagaimana tidak, pengendara motor tersebut mengaku masih bersekolah TK. Yang dibonceng pun berusia lebih kecil lagi. Motor sport yang dikendarai pun  berukuran mini.

Dua video berdurasi 54 detik dan 30 detik yang tersebut, kemungkinan terjadi di Sampang, Madura.

Polisi kemudian menggiring biker bocah itu menepi. Polisi menanyakan tujuan dan alamat rumah pengendara cilik itu.

Bahkan petugas yang lain terdengar memesankan es jeruk. Polisi juga menawarkan roti. Hal ini dilakukan agar si pengendara cilik tidak merasa takut.

"Berhenti dulu anak, berhenti sayang. Mau ke mana?" tanya  salah satu polisi.

"Rumahnya mana, om antar ya ke rumah ya?" ujarnya.

Sang bocah menjawab dengan lugu dan merasa tidak melakukan kesalahan.

Baca Juga: Aiptu Jailani, Anggota Polres Gresik yang Pernah Tilang Istrinya Tutup Usia

Ia  menunjukan helm yang dipakainya saat ditanya polisi.

"Ini helm saya, yang belakang ndak pake helm," ujar bocah tersebut polos sembari menunjuk bocah yang diboncengnya.

Namun beberapa saat, bocah tersebut ketakukan, lantaran menganggap motor mungil miliknya akan ditahan petugas.

"Jangan diambil motor saya, kalau diambil gimana, saya ndak punya uang untuk beli lagi," ujar bocah sembari menangis.

Baca Juga: Polisi di Ponorogo Ini Ajarkan Ngaji dan Azan pada Anak-anak

Ketakutan bocah tersebut langsung direspon petugas dengan perlakuan lembut.

"Ndak sayang, ndak. Om ndak ambil motornya," ujar petugas dengan lembut.

"Om antar ke ayahnya ya. Om antar ya sayang," ujar petugas lainnya yang merasa khawatir akan keselamatan si pengendara cilik.

Tindakan ketiga polisi tersebut patut dijadikan contoh bagi petugas lainnya. Pendekatan persuasif serta semangat mengayomi masyarakat lebih diutamakan.

Editor/Penulis: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.