Minggu, 14 Jun 2026 07:38 WIB

8 Ribu KK Belum Teraliri Air Bersih, PDAM Surabaya: Juli 2019 Selesai

Instalasi Pengeolahan Air Minum (IPAM) milik PDAM di Karangpilang
Instalasi Pengeolahan Air Minum (IPAM) milik PDAM di Karangpilang

jatimnow.com - Sekitar 8 ribu kepala keluarga di Surabaya masih belum menerima aliran bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada.

Meski jumlah tersebut hanya 1 persen dari total keseluruhan, PDAM Surabaya berjanji akan memberikan layanan air bersih kepada seluruh masyarakat.

PDAM Surya Sembada sendiri hingga kini telah melayani sekitar 561 ribu pelanggan di seluruh Surabaya dengan total produksi 11.800 liter per detik. Total produksi itu diperoleh dari Instalasi Pengeolahan Air Minum (IPAM) yang ada di Karangpilang dan Ngagel Kota Surabaya.

Manajer Sekretariat dan Humas PDAM Kota Surabaya, Bambang Eko Sakti mengatakan, permasalahan tersebut akan diselesaikan tahun ini dengan tuntas.

"PDAM Surabaya sudah mencover 99 persen masyarakat Surabaya. Kurang satu persen yang belum mendapat aliran air pam," ucap Bambang Eko Sakti saat ditemui di IPAM Karangpilang II, Jumat (22/3/2019).

Bambang menjelaskan, permasalahan tersebut akan diselesaikan dengan target sekitar bulan Juli 2019 nanti. Seluruh masyarakat di Surabaya akan menerima layanan air bersih dari badan usaha milik Pemkot Surabaya ini.

"Sekitar bulan Juli tahun ini (2019), akan seratus persen menerima layanan air bersih," ungkapnya.

Bambang mengatakan, sebagian masyarakat yang belum mendapatkan layanan air bersih lantaran terkena sejumlah kendala. Kendala itu, merupakan permasalahan lahan yang menjadi tempat tinggal warga dan ketidakmampuan warga untuk membayar jaringan atau saluran cabang sambungan rumah.

"Sehingga kita tidak bisa masuk kesana. Sebagian ada yang tinggal di lahan milik PT KAI, milik PLN dan lain sebagainya. Dan juga warga-warga yang kurang mampu untuk membayar jaringan. Jadi itu kendalanya," bebernya.

Kendati demikian, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berusaha agar masyarakat dengan sepenuhnya bisa teraliri atau mendapatkan layanan air bersih dengan cara membangun master kran. Master kran tersebut berupa akses air yang dialirkan mendekati pemukiman warga yang dipusatkan pada satu titik tertentu.

"Jadi tidak dibuat saluran ke rumah-rumah warga, melainkan kita buat satu titik. Dan disitu warga bisa mengambil airnya," pungkasnya.

Baca Juga: Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.