Kamis, 23 Jul 2026 15:11 WIB

Juara Piala AFF 2019, Gubernur Khofifah Sambut 4 Pemain Timnas U-22

Penyambutan pemain Timnas asal Jatim di Grahadi
Penyambutan pemain Timnas asal Jatim di Grahadi

jatimnow.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa beserta Emil Elestianto Dardak menyambut kedatangan empat pemain Jatim yang mengantarkan Timnas Indonesia memenangkan Piala AFF U-22 2019 di Grahadi, Jumat (1/3/2019) malam.

Empat pemain Timnas Indonesia itu adalah Rahmat Irianto asal Surabaya, Dimas Drajad asal Gresik, Hanif Sjahbandi pemain Arema FC, dan Satria Tama warga Sidoarjo. Dengan mengenakan kaus warna merah dan putih, keempat pemain itu datang di Grahadi pukul 20.00 Wib dan ditemani oleh official team.

Baca Juga: BEM SI Jatim Bakal Kepung Grahadi, Rakyat Surabaya Menggugat Hari Ini

Hanif Sjahbandi menjadi perwakilan para pemain dan official team untuk memberikan sambutan. Ia mengatakan rasa terima kasihnya atas penyambutan yang diberikan.

"Terima kasih banyak Bu Gubernur dan Pak Wagub telah menyambut kami. Saya mewakili teman-teman sangat berterima kasih. Kami merasa senang dan bahagia atas apresiasi yang diberikan," katanya.

Usai Hanif memberikan sambutan, Khofifah menimpali juga dengan rasa terima kasih yang mendalam atas prestasi anak muda Jatim tersebut. Khofifah merasa bangga lantaran mereka dapat mengharumkan nama Indonesia dan Jatim.

Baca Juga: Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Jadi Pembelajaran Santri

"Saya bahagia sekali. Ini pemain intinya pemain bola. Empat yang hadir, yang dua kembali ke keluarga karena Senin harus kembali berlatih. Doakan mereka sehat, sukses, dan membawa Garuda terbang tinggi," harap Khofifah diikuti tepuk tangan.

Khofifah mengaku amat bangga atas prestasi pemuda Jatim terutama di bidang sepak bola dikarenakan dirinya menggemari olahraga sepak bola. Ia pun sempat bercerita bagaimana dulu begitu menikmati sepak bola.

"Hampir setiap Sabtu saya nonton bola. Dulu suami saya itu (penggemar) PSM, saya (penggemar) Persebaya. Pernah satu kali final PSM dan Persebaya. Jadi kita janjian siapa yang di Senayan siapa yang di rumah. Gak boleh bareng karena nanti berantemnya bisa gawat," kelakarnya.

Baca Juga: Empati dan Keberanian Redam Amuk Massa di Gedung Grahadi

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.