Sabtu, 06 Jun 2026 05:10 WIB

Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Jadi Pembelajaran Santri

Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Santri Belajar Sportivitas dan Semangat Berprestasi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Santri Belajar Sportivitas dan Semangat Berprestasi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pasang mata tertuju ke Stadion Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat sejumlah bintang sepak bola nasional turun ke lapangan dalam laga pembuka Super Copa 100 Tahun PMDG, Sabtu (31/5/2026). Tak sekadar menjadi tontonan, pertandingan ekshibisi antara Timnas All Star melawan Gontor FC juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri tentang sportivitas, disiplin, dan kerja keras dalam meraih prestasi.

Atmosfer pertandingan berlangsung meriah. Kehadiran sejumlah nama besar seperti Ferdinand Sinaga, Selvio Escobar, Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, hingga King Polo sukses menarik perhatian masyarakat dan para santri yang memadati stadion di Jalan Raya Ponorogo-Mlarak, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Gilas Yaman 4-1, Ini Pesan Penting Erick Thohir

Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan olahraga memiliki nilai pendidikan yang tidak kalah penting dibandingkan bidang lainnya. Melalui pertandingan tersebut, para santri dapat belajar dari pengalaman dan perjalanan para atlet yang telah berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.

“Santri belajar sportivitas dalam gelaran Super Copa 100 Tahun Pondok Gontor,” ujar Hamid.

Menurutnya, kehadiran para pemain nasional bukan hanya untuk memeriahkan turnamen, melainkan memberikan inspirasi kepada para santri agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Kami ingin menunjukkan kepada para santri bahwa siapa pun bisa berprestasi di bidangnya masing-masing. Yang penting dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Ia menilai dunia olahraga dapat menjadi salah satu pilihan masa depan bagi santri yang memiliki bakat dan kemampuan di bidang tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada santri Gontor yang kelak mampu menembus level nasional.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U-17, Indonesia - Australia Bermain Imbang

“Mungkin ada santri Gontor yang memiliki kemampuan luar biasa dan bisa menjadi pemain nasional. Itu tidak ada masalah,” ungkapnya.

Hamid mencontohkan salah satu alumni yang menekuni dunia olahraga basket hingga akhirnya menjadi pelatih bagi sejumlah sekolah Islam di Jakarta. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pengabdian sekaligus media dakwah di tengah masyarakat.

“Olahraga bukan sesuatu yang tidak penting. Ini bisa menjadi alternatif pengabdian bagi santri setelah lulus. Mereka tetap bisa berdakwah melalui bidang yang mereka tekuni,” jelasnya.

Baca Juga: Pemain Sepak Bola Legendaris Rudy Keltjes Tutup Usia

Selain menghadirkan laga ekshibisi Timnas All Star melawan Gontor FC, Super Copa 100 Tahun PMDG juga diikuti 16 klub dari berbagai daerah. Di antaranya Persebaya Development, Persida Sidoarjo, Pelita Jabon Putra FC, Radjawali FC, S Parman FC Sampit, Sekar Jagad FC, dan YSBI Surabaya. Turnamen tersebut berlangsung mulai 31 Mei hingga 28 Juni 2026.

Salah seorang penonton, Budi Setyo, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung para pemain yang selama ini hanya dilihatnya melalui layar televisi maupun media sosial.

“Memang sengaja datang untuk melihat Timnas All Star. Tadi ada Ferdinand Sinaga dan Gunawan. Jarang-jarang bisa melihat mereka bermain langsung di Ponorogo,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.