Minggu, 26 Jul 2026 15:56 WIB

Microphone Mati, Prabowo Gagal Sapa Pendukungnya

  • Penulis :
  • | Minggu, 24 Feb 2019 08:37 WIB
Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya
Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya

jatimnow.com - Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto gagal memberikan sambutan kepada pendukung dan relawan yang hadir dalam acara silaturahmi di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (23/02/2019) malam.

Capres nomer urut 02 itu gagal menyapa dikarenakan microphone speaker mati, saat Prabowo akan masuk ke kediaman Ketua Panitia Muhammad Yusuf Misba.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

"Sebenarnya kami sebagai Ketua Panitia, tidak ada acara untuk menyapa atau sambutan di tempat ini," kata Ketua Panitia Muhammad Yusuf Misba.

Yusuf menambahkan, dirinya tidak tahu dengan kejadian itu. Humas Ponpes Riyadlul Jannah itu mungkin dari relawan yang ingin disapa oleh Prabowo.

"Mungkin dari teman-teman relawan yang meminta. Kalau Prabowo menyapa teman rasakan merasa bungah (bangga dan senang)," ujarnya.

Calon presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Prabowo yang mengenakan peci hitam, baju muslim warna putih, celana kain warna hitam, tiba di pondok sekitar pukul 20.00 Wib.

Kedatangan Prabowo Subianto disambut oleh pengasuh Pondok Pesantren Riyadlul Jannah KH Mahfud Syaubari. Serta disambut ratusan Relawan Nasional Prabowo-Sandi (RN PAS) di depan pintu Ponpes.

Capres nomer urut 02 ini datang dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan. Prabowo langsung masuk ke kediaman KH Mahfud Syaubari selama 10 menit.

Prabowo datang ke Ponpes Riyadlul Jannah dalam rangka pertemuan dengan alim ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Mantan Danjen Kopassus itu keluar dan menuju kantor pusat pondok pesantren. Namun, Prabowo tidak banyak berkomentar terkait kedatangannya dan pertemuan dengan ulama di Ponpes Riyadhul Jannah, Mojokerto.

"Terima kasih," ucap Prabowo sambil melambaikan tangan ke para pendukung dan relawan.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Muhammad Yusuf Misba mengatakan pertemuan itu hanya sharing dan kumpul bersama ulama dan para habaib.

"Pertemuan yang sudah sering kita lakukan, cuma kemarin karena Pak Prabowo jika mau datang, ya kita manfaatkan ini untuk sharing dengan beliau. Apa yang bisa dilakukan oleh beliau ketika nanti diamanahi oleh Allah menjadi pemimpin jadi banyak juga masukan-masukan dari para Kyai dan para cendekiawan muda," ungkapnya.

Prabowo juga sudah komitmen nanti ketika beliau menjadi pemimpin di negeri ini, Insya Allah beliau tidak akan meninggalkan ulama

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Dan beliau akan terus datang dan bersilaturahim di tempatnya para ulama-ulama," tandasnya.

Reporter : Achmad Supriyadi

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.