Minggu, 07 Jun 2026 03:30 WIB

Tergiur HP Murah, Dua Warga Ponorogo ini Malah Tertipu Rp 105 Juta

Kepala Desa Beringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo.
Kepala Desa Beringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo.

jatimnow.com - Berniat membeli handphone (HP) canggih berharga murah secara online, dua warga di Ponorogo ini malah tertipu puluhan juta rupiah. Dengan tipuan dan ancaman, pelaku berhasil menggasak uang Rp 105 juta dari dua korban.

Dua korban berinisial SP dan SM adalah warga Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Masing-masing tertipu Rp 85 juta dan Rp 20 juta untuk HP seharga Rp 1 juta.

"Dua orang warga saya tertipu. Makanya ini saya suruh laporan ke polisi," kata Kepala Desa Beringinan, Barno, Senin (18/2/2019).

Ia mengatakan, awalnya baik SP maupun SM tergiur handphone black market (istilah barang tanpa bea cukai) yang dijual melalui akun instagram @istqomaponcell.

"Keduanya ingin memesan handphone canggih. Yang di pasaran seharga Rp 5 juta namun di akun tersebut hanya Rp 1 juta," jelasnya.

Berbekal kesepakatan secara online, korban mengirimkan uang dan menunggu HP dikirim. Untuk meyakinkan pembeli, penjual juga mengirimkan video dengan background salah satu jasa pengiriman dan mengatakan barang sudah dikirim.

Setelah dua pekan, bukanya barang pesanan yang datang, melainkan telepon yang mengaku dari petuga bea cukai yang mengancam telah membeli barang ilegal.

"Si penelepon mengatakan bahwa handphone tertahan di bea cukai. Dan harus mengirimkan sejumlah uang," jelasnya.

Korban takut dengan berbagai ancaman dan mengikuti si penipu dengan mengirimkan uang yang diminta.

"Rupanya setelah mengirimkan sekali transaksi si penipu yang mengaku dari bea cukai menelepon lagi. Kembali meminta uang untuk pelicin," ujarnya.

Hingga uang pelicin mencapai Rp 20 juta untuk SM. Dan SP mencapai Rp 85 juta. Dirinya pun menyarankan untuk keduanya lapor ke Polisi.

"Ini baru SP yang lapor ke polisi. Untuk SM nanti biar melapor ke polisi juga," tambahnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko membenarkan ada laporan. Namun baru satu orang yang melaporkan.

"Laporannya baru satu. Tetap kita proses. Tunggu saja," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.