Senin, 08 Jun 2026 00:58 WIB

Ikut Tertibkan APK, BPB Linmas Surabaya Dikritik

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono

jatimnow.com - Dianggap ikut-ikutan menertibkan alat peraga kampanye (APK) pemilihan umum (Pemilu) 2019, Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya dikritik.

Kritik itu datang dari Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya setelah komisi ini mendapat sejumlah laporan dan fakta di lapangan terkait penertiban 'ngawur' atas APK Pemilu yang dilakukan Linmas Surabaya.

Baca Juga: Bangunan Sakti Itu Bernama Balai Pemuda Surabaya

"Kami temukan sejumlah fakta bahwa aparat Linmas melakukan pembersihan APK Pemilu 2019 dengan mengambil bendera-bendera parpol dan APK caleg," kata Adi Sutarwijono, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Minggu (3/1/2019).

"Masalahnya, siapa yang berwenang menangani APK Pemilu itu? Jangan campur aduk," tambahnya.

Ia berpendapat, Satpol PP-lah yang dibentuk untuk penertiban di masyarakat, yang berkaitan dengan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.

Sedangkan Linmas, kata dia, gagasan pembentukan unit kerja ini adalah untuk perlindungan warga masyarakat.

Adi ingat persis dalam pembahasan Perubahan Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah, sekitar September-Oktober tahun 2016.

"Saat itu, Satuan Linmas dan Satpol PP hendak dilebur jadi satu, karena ketentuan dari pusat. Tapi Pemkot ngotot mempertahankan unit Linmas, dengan pendapat untuk perlindungan masyarakat," beber Adi.

"Jadi, Unit Linmas harusnya lebih menunjukkan wajah perlindungan warga. Bukan aspek penertiban. Tapi dalam urusan APK Pemilu, faktanya Linmas ikut-ikutan melakukan operasi penertiban," tegas Adi.

Baca Juga: DP3APPKB Surabaya Perkuat Kepemimpinan Perempuan lewat Literasi Politik

Akibatnya, di lapangan terjadi campur aduk kewenangan yang dilakukan Unit Linmas.

"Harusnya Linmas tidak perlu ikut campur. Laksanakan saja secara konsisten fungsi perlindungan masyarakat. Soal APK Pemilu, biarkan ditangani Satpol PP dan Bawaslu," lanjut dia.

Ia memperoleh sejumlah laporan dari lapangan, bahwa aparat Linmas mengambil bendera parpol dan APK Caleg karena dinilai melanggar Perda.

"Karena menyangkut penegakan Perda, mestinya ditangani Satpol PP. Bukan Linmas," sambungnya.

Baca Juga: Masa Tenang, APK Calon Kepala Daerah di Surabaya Mulai Dibredel

APK Pemilu yang melanggar Perda dan Peraturan Walikota, kata dia, menjadi domain Satpol PP untuk penertiban. Sementara, jika APK Pemilu melanggar ketentuan Pemilu, maka penindakan menjadi domain Bawaslu.

"Jangan sampai Bawaslu tidak menyatakan pelanggaran, juga Satpol PP tidak bertindak, tapi Unit Linmas malah melakukan operasi sendiri. Ini tidak benar. Sekalipun karena perintah atasan, ini tidak benar. Unit Linmas dibentuk untuk perlindungan warga, bukan untuk penertiban," papar Adi.

Adi menyatakan, Komisi A DPRD Kota Surabaya akan menggelar rapat soal itu dengan mengundang Satpol PP dan pimpinan Unit Linmas.

"Kami dapati di lapangan, ada warga masyarakat sampai ngotot dengan aparat Linmas karena mempertahankan bendera parpol. Kemarin juga terjadi pembersihan APK Pemilu oleh satuan Linmas. Kami akan bahas laporan-laporan itu di Rapat Komisi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.