Minggu, 07 Jun 2026 00:31 WIB

Mengintip Pembuatan Alat Musik Tradisional dari Bambu di Pacitan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 03 Feb 2019 14:48 WIB
Syaiin dengan alat musik dari bambu buatannya
Syaiin dengan alat musik dari bambu buatannya

jatimnow.com – Hobi mendengarkan musik tradisional, Syaiin warga Desa/Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, membuat bermacam-macam alat musik dari bambu. Tidak hanya menghasilkan angklung saja, namun juga ada ketipung, suling, rebana, kendang dan lain-lain.

Di rumah sederhana miliknya, Syaiin terlihat memilih-milih bambu untuk dijadikan bahan alat musik. Setelah menemukan ukuran dan bambu yang pas untuk alat musik angklung, Syaiin kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian dan menghaluskan ujung-ujung bambu.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

"Awalnya karena hobi mendengar musik tradisional. Lama-lama saya belajar ingin membuat alat musik. Tapi dengan cara sederhana," kata Syaiin membuka wawancara dengan jatimnow.com, Sabtu (2/2/2019).

Syaiin mengaku sudah menggeluti untuk membuat alat musik tradisional tersebut selama lima tahun. Hobi membuat alat musik tradisional tersebut berawal dari mencoba keberhasilannya membikin kendang dari bambu.

"Lima tahun lalu itu. Kok berhasil membuat kendang, suaranya juga merdu. Ya akhirnya saya buat alat musik yang lain," ujarnya.

Ia mengaku pembuatan alat musik tradisional dari bambu memang cukup rumit. Ia harus menunggu bambu benar-benar kering, dengan waktu 3 sampai 4 hari untuk membuat satu alat musik.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

"Pemotongan dan pemahatan bambu harus dengan perhitungan yang matang. Salah sedikit saja suara yang dihasilkan tidak maksimal," terangnya.

Sayangnya, dirinya mengaku kesulitan untuk mencari pasar guna menampung karyanya. Ia mengaku hanya mengandalkan jika ada pesanan dari para pecinta seni.

"Kalau ada yang pesan ya buat. Tidak ada yang mau jual secara besar-besaran," pungkasnya.

Baca Juga: Yosie Chand Rilis Ra Sido Rondo, Pop Jawa Modern yang Mengajak Pendengar Happy

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.