Selasa, 28 Jul 2026 05:40 WIB

Bangkai Mobil Tercebur di Tulungagung Belum Terangkat, Mengapa?

Pelampung penanda lokasi bangkai mobil
Pelampung penanda lokasi bangkai mobil

jatimnow.com - Dengan ditemukannya bangkai mobil serta tiga jenazah korban di dalamnya, operasi gabungan pencarian mobil tercebur di Tulungagung dinyatakan selesai, Selasa (29/1/2019). Tim SAR dari beberapa kota seperti Magetan, Ponorogo dan Surabaya yang ikut dalam operasi ini juga telah kembali ke daerahnya masing-masing.

Koordinator tim SAR, Brian Gautama menjelaskan, kewajiban operasi ini adalah menemukan dan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Saat tiga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, maka pencarian dianggap selesai.

"Begitu korban sudah berhasil dievakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai," ujarnya, Selasa (29/01/2019).

Tiga korban yang masih terjebak didalam mobil berhasil dievakuasi, namun bangkai mobil hingga saat ini masih berada di dalam sungai. Brian menyebutkan, bahwa bangkai mobil tersebut di luar wewenang tim SAR.

Tim SAR sendiri sudah menandai lokasi bangkai mobil, dengan sebuah pelampung. Nantinya tim yang akan melakukan evakuasi tinggal memasang kawat dan menarik mobil dengan derek. Dari pantauan lapangan dua buah mobil derek sudah disiapkan di tepi sungai. Namun proses evakuasi belum juga dilaksanakan.

Kapolsek Ngunut, Kompol Siti Nurinsana Natsir menuturkan, pemilik mobil masih menunggu tim penyelam yang disewanya dari Ponorogo. Pemilik mengaku akan membantu proses evakuasi ini. Setelah proses evakuasi dilakukan, polisi baru melakukan penyidikan terhadap kondisi mobil.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Kasus ini akan kita lakukan penyidikan setelah bangkai mobil diangkat, untuk sementara kami baru memeriksa sejumlah saksi ," pungkasnya.

Sementara itu, Humas Pemkab Tulungagung, Sudarmaji menjelaskan, pemkab masih akan melakukan koordinasi dengan pemprov Jatim untuk membantu proses evakuasi mobil ini. Hal ini dikarenakan lokasi kejadian berada di Sungai Brantas yang otoritasnya di wilayah Pemprov.

"Yang jelas kami akan bantu semaksimal mungkin agar bangkai mobil bisa segera diangkat," pungkasnya.
 






Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.