Jumat, 12 Jun 2026 20:38 WIB

TKW Asal Banyuwangi Dikabarkan Disiksa Majikan di Taiwan

  • Penulis :
  • | Selasa, 27 Mar 2018 18:47 WIB
Merry/dok.
Merry/dok.

jatimnow.com - Merry Lupitawati, Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi dari majikannya.

Kasus yang dialami TKI asal Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, itu menjadi perhatian serius rekan korban di Taiwan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua Keluarga Migran Indonesia (KAMI) Banyuwangi, Topan Hadi Sucipto mengatakan, sesuai cerita yang didapatkan dari Merry, dia menerima perlakuan kasar dari sang majikan.

Selain itu, juga dipaksa bekerja di jam kerja yang tidak rasional. "Dia disuruh potong rumput malam hari, juga sering dibentak dan dipukul," jelasnya, saat dikonfirmasi, Selasa (27/3/2018). 

Merry akan dipukul majikannya ketika dianggap tidak bisa bekerja dengan baik. Apa yang dialaminya, juga sudah dilaporkan Mery ke Konseling, semacam Dinas Tenaga Kerjanya Taiwan. Dan petugas konseling datang memberikan teguran kepada majikannya.

"Tapi tak diindahkan. Perbuatan itu diulanginya terus," tambahnya.

Merry sendiri baru satu bulan bekerja dengan majikan barunya tersebut. Majikannya yang lama meninggal dunia karena kecelakaan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Kemudian Merry dikembalikan ke agensi dan disalurkan ke tempatnya bekerja saat ini. "Dia sebenarnya sudah 1 tahun bekerja di Taiwan, sebagai pengasuh," ungkapnya lagi.

Atas kejadian itu, Merry sudah menghubungi agensi di Taiwan, untuk meminta tempat kerja baru lagi. Meski sudah dijanjikan, namun agensi tersebut tidak kunjung menjemputnya.

"Katanya agensi mau menjemputnya di rumah majikannya. Semua barang sudah dikemasi dan dikeluarkan. Ternyata sampai malam dia tidak dijemput. Dia juga tidak boleh masuk ke rumah, sehingga semalaman tidur di depan pintu dengan kondisi musim dingin," pungkasnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

KAMI mengecam peristiwa tersebut. Karena di Taiwan, hampir tidak pernah terjadi kasus seperti yang menimpa Merry.

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.