Rabu, 24 Jun 2026 07:00 WIB

Kartu Diblokir, Gerai Operator Seluler 'Digeruduk' Pelanggan

  • Penulis :
  • | Selasa, 27 Mar 2018 15:18 WIB
Warga mengantre disalah satu gerai.
Warga mengantre disalah satu gerai.
jatimnow.com - Masyarakat dari berbagai wilayah di Blitar Raya 'menggeruduk' gerai operator seluler, yang ada di Jalan Kalimantan Kota Blitar.
 
Kedatangan mereka untuk meminta informasi, soal pemblokiran yang dilakukan operator seluler. Sebab, masyarakat yang datang disebut belum melakukan registrasi kartu seperti yang instruksikan oleh pemerintah pusat.
 
Pemblokiran kartu seluler tersebut tak pelak membuat masyarakat kelabakan. Sebab nomor ponsel yang mereka gunakan sehari-hari mendadak tak bisa dipakai untuk berkomunikasi.
 
"Dulu itu awalnya saya sudah daftar dan katanya berhasil. Kan ada laporan balik ngasih tau kalau sukses. Tapi setiap hari itu ada SMS yang katanya suruh daftar lagi. Kata temen-temen suruh mengabaikan. Tapi kemarin tiba-tiba ada SMS lagi yang bilang kalau nomor saya diblokir," kata Hermanto (28) warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Selasa (27/03/2018).
 
Ia rela antri berjam-jam hanya agar kartunya kembali bisa digunakan lagi. Meski diblokir dan tak bisa digunakan untuk SMS maupun telepon, Hermanto mengaku jumlah pulsa yang ada tidak berkurang.
 
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Diah Purnama Sari. Warga Sananwetan, Kota Blitar tersebut mengaku datang ke gerai Indosat untuk mengurus SIM Card prabayar milik suaminya yang juga terblokir.
 
"Awalnya suami saya sudah melakukan registrasi tapi gagal terus. Balasan dari pihak Indosat melalui SMS berbunyi jika nomor KK yang dimasukkan tak sesuai. Padahal sebelumnya saya melakukan registrasi dengan nomor KK yang sama berhasil," kata dia.
 
Ia mengaku memilih ikut mengantri karena kartu prabayar milik suaminya digunakan untuk berkomunikasi dengan rekan kerjanya.
 
Jika tak segera diurus, maka dapat menghambat pekerjaan. "Kalau begini terus bisa nggangu pekerjaan," ungkapnya
 
Sementara itu menurut keterangan petugas sekuriti Dika Alif, antrean panjang terjadi sejak kemarin Senin (26/03/2018). Perharinya tak kurang dari 500 antrean memadati Gerainya.
 
"Tapi kalau untuk wawancara bisa ke Kediri aja mas. Karena manajer ataupun penanggungjawab ada di sana," kata dia.
 
Reporter: Gloria
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.