Selasa, 23 Jun 2026 09:23 WIB

Tiga Sekuriti Dealer di Surabaya Bersekongkol Curi Mobil

Tersangka pertama (tengah) pencurian mobil di sebuah dealer di Surabaya
Tersangka pertama (tengah) pencurian mobil di sebuah dealer di Surabaya

jatimnow.com - Tiga sekuriti sebuah dealer mobil di Surabaya bersekongkol mencuri mobil Daihatsu Alya, inventaris perusahaan tempatnya bekerja. Dari tiga pelaku, satu diantaranya berhasil ditangkap polisi setelah mendapat laporan korban.

Satu pelaku yang berhasil ditangkap adalah Marna Permana (37) warga Jalan Klampis Ngasem Gang I No 8 Kelurahan Klampis Kecamatan Sukolilo Surabaya. Dia ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal pada Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 09.00 Wib di rumahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tapi mobil yang dicuri tersngka pertama (Marna Permana) belum kami temukan. Sebab masih berada di tangan dua pelaku lainnya yang juga masih kami buru," beber Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Mulyono, Rabu (2/1/2019).

Dua pelaku lain yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu adalah Rachmad dan Heru. Menurut Mulyono, ketiga pelaku itu merupakan sekuriti dealer mobil di Jalan HR Muhammad, Surabaya.

Dari keterangan pelaku yang tertangkap, ketiga pelaku bersekongkol sejak 17 Desember 2018 sekitar pukul 17.30 Wib dengan cara berkumpul di rumah tersangka Marna Permana. Di rumah itu, ketiganya membagi peran untuk memuluskan aksi pencuriannya.

"Tersangka pertama bertugas sebagai eksekutor (mencuri mobil dari perusahaannya)," tegas Mulyono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Aksi itu dilancarkan Marna pada 24 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 Wib saat dirinya hendak pulang kerja. Kepada sekuriti yang menggantikannya, yaitu Yudo, Marna berdalih membawa mobil Ayla L 1478 PI itu atas perintah pimpinannya. Meski sempat melarang, Yudo akhirnya percaya dan melepaskan Marna membawa mobil inventaris tersebut.

"Setelah berhasil, tersangka pertama memberikan mobil itu ke tangan DPO (Heru) dengan mendapat upah Rp 1 juta," tambah Mulyono.

Setelah itu, pada 26 Desember 2018, saksi Yudo mengonfirmasi kepada pimpinannya perihal mobil Ayla yang dibawa oleh tersangka Marna. Ternyata, pimpinannya tidak pernah menyuruh Marna untuk mengeluarkan mobil itu dari perusahaan. Setelah dikroscek, perusahaan itu melapor ke Polsek Sukomanunggal pada 31 Desember 2018.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Setelah mendapat laporan, kami lacak keberadaan tersangka pertama dan menangkap keesokan harinya (1 Januari 2019)," ungkap Mulyono.

Hingga Rabu (2/1/2019), Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal masih berupaya memburu dua pelaku lain. Sedangkan Marna tersangka pertama sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.