Rabu, 22 Jul 2026 13:24 WIB

Mengintip Gaya Cagub Khofifah Bermain Gamelan

Ini gaya Cagub Khofifah saat memainkan salat satu alat gamelan di Ponorogo
Ini gaya Cagub Khofifah saat memainkan salat satu alat gamelan di Ponorogo

jatimnow.com - Tak hanya terkenal dengan pengrajin Reog atau sekarang disebut Reyog, Ponorogo juga terkenal dengan pengrajin gamelan.

Makanya, Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa tertarik untuk mengunjungi pengrajin gamelan itu. Ia pun menyempatkan untuk ngobrol dan mencoba bermain beberapa alat gamelan itu.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Menurut Khofifah, seniman dengan produk seninya itu harus dibangun harmoni, termasuk pula budaya dengan budayawannya. Hal itu sudah menjadi perhatian pasangan ini dan ditulis dalam nawa bakti satya pasangan Khofifah-Emil.

"Tidak hanya harmoni antar budayawannya, tetapi harmoni antar budayanya, jadi produk budaya oleh budayawan sama-sama harus dibangun harmoninya," kata Khofifah.

Ia mengaku, di Indonesia ini varian-varian budayanya sangat banyak. Varian etnisnya juga sangat banyak. Sehingga memerlukan gong atau gamelan.

"Mulai di Kalimantan atau di Sumatera. Apalagi di Jawa dan Bali. Banyak sekali varian-varian gamelan itu," bebernya.

Sementara itu, salah satu pengrajin gamelan di Ponorogo adalah Pak Haji Kusnan dan Bu Haji Mitu. Ia menilai pengrajin itu sangat luar biasa.

"Karena dari gamelan-gamelan yang mereka bikin dengan rasa dan dengan ketelitian tertentu. Mereka bisa cek  bagaimana bunyi-bunyian dari seluruh nada yang memberikan penguatan performance budaya," ujarnya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Bahkan, Khofifah menilai pengrajin Gamelan asli Ponorogo ini tidak hanya berkontribusi di Jawa dan Bali , namun juga Kalimantan dan Sumatra. 

"Menurut saya memberikan kontribusi yang luar biasa bagaiamana pelestarian budaya yang dilakukan oleh seorang Pak Haji Kusnan dan Bu Haji Mitu ini," imbuhnya.

Setelah sempat mengobrol dengan pengrajin gamelan itu, Khofifah pun mendapatkan kesimpulan bahwa tidak ada kesulitan dalam mendapatkan bahan baku gamelan maupun gong.

"Paling nanti untuk SNI dan standartnya, kemudian bagaimana marketnya. Pada saat tertentu, market tidak terlalu besar, tetapi menurut Pak Kusnan marketnya cukup prospektif," tegasnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Sementara itu, Kusnan pengrajin Gamelan, berharap secara luas bisa lebih diperhatikan oleh Khofifah Indar Parawansa. "Misalnya beliau terpilih menjadi Gubernur," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.