Sabtu, 06 Jun 2026 21:22 WIB

Ulama se Ponorogo Siap Menangkan Khofifah, Ini Harapannya

Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansah saat hadir di forum silaturrahmi Komunitas Pengasuh Pondok Pesantren se Ponorogo
Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansah saat hadir di forum silaturrahmi Komunitas Pengasuh Pondok Pesantren se Ponorogo

jatimnow.com - Doa restu dan dukungan dari ulama Ponorogo terus mengalir untuk Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dukungan kali ini dijalin melalui forum silaturahmi Komunitas Pengasuh Pondok Pesantren se Ponorogo di kediaman Kiai Ja'far Shiddiq pengasuh Pondok Pesantren Sendang Drajat, Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (24/3/2018). 

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Sebanyak 90-an kiai dan ulama pengasuh pondok pesantren di Ponorogo itu berkumpul untuk silaturahmi dan menyampaikan saran dan rekomendasi untuk cagub Khofifah yang juga datang bersama Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, M Roziqi.

"Insyallah ulama se-Ponorogo memberikan dukungan pada Bu Khofifah, kami berdoa untuk Bu Khofifah," kata Kiai Marhaban Ahmad, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Ponorogo yang juga pengasuh Pondok Pesantren Ilhamul Qudus. 

Ia mengaku sudah memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi tentang kondisi ponpes di Ponorogo selama ini kepada Khofifah. Termasuk, masalah utama yang dihadapi adalah infrastruktur fisik ponpes yang belum tersentuh. 

"Ponpes Ponorogo ini cikal bakal pondok pesantren di Jawa Timur. Namun sayang, belum ada sentuhan secara langsung pembangunan fisik dari Pemkab maupun Pemerintah Pusat," katanya.

Selama ini, lanjut dia, memang sudah ada Bosda dan sangat membantu. Namun, pihaknya berharap ke depan bisa lebih ditingkatkan program untuk pondok pesantren. 

Aspirasi senada juga disampaikan oleh Kiai Imam Sujono, pengasuh Pondok Pesantren Al Islam Nglarak Ponorogo.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

Ia meminta agar program Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang memberikan BOS Madrasah Diniyah bisa diteruskan. Bahkan, kalau bisa ditambah. Agar dana tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan guru madin. 

"Itu harapan kami, BOS Madin bisa diteruskan. Kalau perlu ditambah, agar kesejahteraan guru madin bisa terpenuhi," katanya. 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa penyaluran Bosda masih belum lancar. Mau tidak mau kepala sekolah sering turun tangan untuk membayarkan lebih dulu. 

"Sedangkan untuk Kartu Indonesia Pintar di sekolah negeri itu merata. Namun, di Kemenag kok sedikit, padahal sekarang minat siswa ke madrasah itu lebih antusias, ini membuat kami kesulitan memberikan bisyaroh pada guru," bebernya.

Baca Juga: Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya 2026

Sementara itu, tim pemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, Sugiri Sancoko, mengatakan, yakin bahwa calonnya meraih kemenangan di Ponorogo. Apalagi doa dan dukungan dari kyai se Ponorogo sudah diraih.

"Saya yakin dengan doa restu ulama se Ponorogo Khofifah bisa meraih kemenangan di Ponorogo," urainya.

 Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.