Minggu, 26 Jul 2026 04:15 WIB

Guru Honorer di Pacitan Terima Jaminan Kematian dan Kecelakaan

Guru Honorer di Pacitan menerima jaminan kematian dan kecelakaan kerja
Guru Honorer di Pacitan menerima jaminan kematian dan kecelakaan kerja

jatimnow.com - Sebanyak 2.300 guru honorer di Kabupaten Pacitan akan mendapat jaminan kematian dan kecelakaan kerja. Guru honorer yang menerimanya, merupakan guru yang mengabdikan diri dalam naungan Dinas Pendidikan.

Jaminan itu diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Sebanyak 18.694 Penerima PBI JKN di Tulungagung Berstatus Non-Aktif

“Alhamdulilah, Pemkab Pacitan bisa melindungi guru honorer di Pacitan. Ada 2.300 an honorer yang kami daftarkan,” ungkap Bupati Pacitan, Indartato, Rabu (19/12/2018).

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap resiko yang dihadapi pekerja honorer. “Kami sangat paham sekali, jika tidak didaftaran, kalau sewaktu-waktu ada apa-apa dengan honorer. Karena gajinya sangat minim sekali,” terangnya.

Namun demikian, program BPJS yang baru bisa didaftarkan hanya BPJS Ketenagakerjaan Kematian dan kecelakaan kerja. Ia mengaku belum bisa mendaftarkan BPJS Ketengakerjaan Hari Tua dan Pensiun.

Baca Juga: Ketidakadilan Kebijakan Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo

“Baru dua, kematian dan kecelakaan kerja,” tegasnya.

Pembayaran itu diambilkan dari dana infaq dan sadaqoh guru-guru yang diambil oleh Badan Amil Zakat. “Sudah kami konsultasikan. Tipa bulan Rp 10 juta untuk menjamin 2.300 honorer,” urainya.

Sementara, Deputi Direktur BPJS Provinsi Jawa Timur, Dodo Suharto mengatakan, sebenarnya program BPJS Ketenagakerjaan wajib dilakukan seluruh Pemkab maupun Pemkot. “Saya apresiasi langkah dari Pemkab Pacitan. Ini langkah berani,” katanya.

Baca Juga: 1.607 Guru Honorer di Tulungagung Telah Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu

Sementara itu, salah satu guru honorer, Puspitasari mengaku sangat senang dengan langkah Pemkab Pacitan. Apalagi gajinya sebagai guru honorer sangat minim.

“Alhamdulilah diperhatikan. Jadi ada jaminan bagi kami,” tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.