jatimnow.com - Rencana penutupan total akses jalan utama Tulungagung - Trenggalek kembali tertunda. Penutupan jalan ini dikarenakan adanya perbaikan di jembatan Gondang 1. Awalnya akses jalan tersebut akan ditutup total sejak kemarin sore. Namun karena keterlambatan alat berat akhirnya penutupan diundur ke tanggal 2 Juni.
Humas PT Permata Alam Sakti, Yanto meminta maaf atas tertundanya rencana penutupan jalan tersebut. Perusahaan ini diketahui merupakan kontraktor perbaikan jembatan. Menurut Yanto, awalnya alat berat direncanakan tiba di lokasi proyek pada Kamis (28/5/2026). Namun terlambat datang karena ada sejumlah proyek yang dikerjakan, sehingga harus antre.
Baca juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, penundaan ini karena keterlambatan alat berat,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Saat ini alat berat yang sudah datang adalah jenis jenis jack hammer ekskavator. Alat tersebut akan disiapkan di sekitar lokasi sambil menunggu lainnya. Dengan demikian, penutupan Jembatan Gondang akan dilaksanakan mulai Selasa (2/6/2026) pukul 14.00 WIB, sampai 11 Desember 2026.
Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
“Untuk sementara alat berat standby dulu di lokasi. Proyek baru akan dilaksanakan tanggal 2 Juni nanti,” tuturnya.
Sementara itu KBO Lantas Satlantas Polres Tulungagung Iptu Ahmad Zainudin mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu rekayasa lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kepadatan arus kendaraan.
Baca juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
Untuk kendaraan roda enam dari arah Trenggalek diarahkan melalui simpang empat Durenan – Bandung – Pakel – Campurdarat – Boyolangu – simpang empat Tamanan. Sedangkan kendaraan roda dua dan roda empat dapat melalui jalur alternatif simpang tiga Gondang menuju Polsek Kalangbret maupun jalur Balai Desa Bendungan menuju Jalan Raya Mojoarum.
“Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan dan tetap berhati-hati selama masa rekayasa lalu lintas diberlakukan”, pungkasnya.
Editor : Bramanta