DPRD Surabaya Dorong Pemberdayaan Ibu untuk Kuatkan Ekonomi Keluarga

Reporter : Ni'am Kurniawan
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menegaskan bahwa pemberdayaan ibu menjadi salah satu kunci membentuk karakter generasi sekaligus menopang perekonomian keluarga.  

“Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketika ibu diberdayakan secara ekonomi melalui pelatihan dan UMKM, dampaknya akan sangat besar,” ujar Fathoni usai menerima audiensi komunitas Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISIK) di DPRD Surabaya, Jumat (24/4/2026).  

Baca juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

ISIK selama ini aktif menggelar pelatihan keterampilan dan penguatan sektor UMKM bagi ibu rumah tangga. Fathoni mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai berkontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas perempuan, sekaligus memperkuat struktur sosial masyarakat.  

Ia juga mengaitkan pemberdayaan perempuan dengan penguatan konsep Kampung Pancasila yang tengah digencarkan di berbagai wilayah. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak cukup diwujudkan dalam simbol atau seremoni, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui peran keluarga.  

Baca juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

“Kampung Pancasila tidak bisa berdiri tanpa peran keluarga. Di dalam keluarga, ibu menjadi kunci. Ketika ibu berdaya, nilai gotong royong, kemandirian dan kepedulian sosial tumbuh alami di masyarakat,” jelasnya.  

Fathoni menilai komunitas seperti ISIK memiliki peran strategis dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut lewat kegiatan nyata, mulai pelatihan keterampilan, penguatan ekonomi hingga aktivitas sosial di tingkat kampung.  

Baca juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Karena itu, ia mendorong agar upaya pemberdayaan perempuan diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemkot Surabaya. Dukungan itu penting untuk memperluas jangkauan program, baik berupa pelatihan lanjutan, akses permodalan maupun fasilitasi pemasaran produk UMKM.  

“Ketika ibu diberdayakan, bukan hanya ekonomi keluarga yang tumbuh, tetapi juga kualitas generasi ke depan ikut meningkat. Ini sejalan dengan semangat Kampung Pancasila yang menempatkan keluarga sebagai fondasi utama,” pungkasnya.  

Editor : Ni'am Kurniawan

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru