jatimnow.com - Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) mengkaji opsi pembelajaran daring buntut kebijakan efisiensi energi yang dikeluarkan pemerintah.
"Kalau pun harus efisiensi, cukup satu hari daring dalam seminggu. Tapi ini masih kami evaluasi dan menunggu kebijakan pusat,” kata Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, di Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo
Aries menambahkan, meski opsi pembelajaran daring tengah digodog, pihaknya berharap, prioritas guru ataupun tenaga pendidik pada pembelajaran dan pengawasan pada murid tetap berlaku.
"Kalau satu hari penuh di rumah, pengawasannya bisa kurang. Apalagi jika orang tuanya bekerja penuh waktu,” tegasnya.
Baca juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan
"Hampir semua kepala sekolah berharap efisiensi energi ini tidak berdampak pada pendidikan. Karena saat pandemi COVID-19, kami merasakan penurunan kualitas belajar dan peningkatan kenakalan remaja,” jelas Aries, menambahkan.
Sejumlah kepala sekolah juga mengusulkan skema alternatif apabila kebijakan efisiensi energi tetap diterapkan.
Baca juga: Efisiensi Bongkar Muat di Pelabuhan Jambi Percepat Distribusi Barang
"Ada masukan cukup satu hari saja dalam seminggu, tapi jangan hari Jumat karena berpotensi terlalu panjang jedanya. Bahkan ada usulan diacak harinya,” tandasnya.
Editor : Ni'am Kurniawan