163 Anak di Lamongan Ajukan Dispensasi Nikah, Terbanyak Dari Daerah Ini

Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Foto: Ruang pelayanan PA Kelas IA Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pengadilan Agama Kelas IA Lamongan mencatat 163 anak mengajukan permohonan Dispensasi Nikah (Diskah) sepanjang tahun 2025. Dari ratusan pemohon dispensasi ini, 55 beralasan hamil sementara lainya mengaku takut/menghindari zina.

Panitera PA Kelas IA Lamongan, Mazir membeberkan pihaknya mengabulkan 156 perkara diska, 3 perkara dicabut, dan beban perkara 2025 sebanyak 7 perkara.

Baca juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

"Pemohon diskah berasal dari seluruh kecematan di Lamongan ada juga dari luar wilayah," ujarnya,Senin (5/01/2025).

Dipaparkan Mazir, pemohon diskah terbanyak dari luar Lamomgan sebanyak 33 pemohon. Sementara, Kecamatan Sarirejo, Solokuro dan Karenggeneng nihil atau tidak ada pemohon.

"33 pemohon diluar wilayah itu sebenarnya orang Lamongan tapi nikahnya atau pasanganya dapat luar wilayah," tuturnya.

Baca juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pemohon diskah terbanyak berasal dari Kecamatan Babat dan Sambeng masing-masing 10 pemohon, lalu Ngimbang 9 pemohon, Paciran dan Pucuk masing-masing 8 pemohon, kemudian merata di setiap kecamatan kecuali Sarirejo, Solokuro dan Karanggeneng.

"Setiap tahun pemohon diskah terus menurun, hal ini tak lepas dari kolaborasi MoU antara PA dan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk melakukan pencegahan dini dan sosialisasi rutin kepada pelajar," katanya.

Baca juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dari 163 anak pemohon diska pada 2025 menurun jauh dibanding tahum 2024 yang tembus hingga 243 pemohon.

 

Editor : Bramanta

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru