Kegiatan Perguruan Silat di Tulungagung Dihentikan selama Pilkada

Reporter : Bramanta Pamungkas
Penandatanganan perjanjian forkopimda dengan perwakilan perguruan silat di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Forkopimda Kabupaten Tulungagung sepakat untuk menghentikan kegiatan perguruan silat yang bersifat mengumpulkan masa selama sisa masa Pilkada ini.

Keputusan tersebut merupakan buntut kericuhan antar anggota perguruan silat, yang terjadi Minggu (27/10/2024) lalu. Keputusan in juga diterima oleh perwakilan perguruan silat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi mengatakan pihaknya dan perguruan silat sepakat bekerjasama menjaga kondusifitas jelang pelaksanaan Pilkada serentak 27 November mendatang.

Baca juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Sehingga untuk sementara semua kegiatan yang menghadirkan masa dalam jumlah banyak dari perguruan silat ditiadakan.

"Kita mengantisipasi agar tidak ada kejadian lagi," ujarnya, Rabu (30/10/2024).

Baca juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Pihaknya juga menyepakati penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan yang melibatkan perguruan silat. Setiap kegiatan perguruan silat juga harus dikoordinasikan dengan pihak pengamanan, baik dari Polri dan pengamanan paguyuban.

"Tidak akan mengadakan kegiatan yang lebih penting selain Pilkada," tuturnya.

Baca juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Sementara itu, Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi menambahkan permohonan ijin kegiatan tetap diperbolehkan setelah pelaksanaan Pilkada. Tujuanya untuk menciptakan Pilkada yang aman serentak, aman, damai dan demokratis.

"Kami meminta pada semua perguruan silat untuk sementara tidak menyelenggarakan kegiatan dengan jumlah masa yang besar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru