Heboh Ibu Muda di Sampang Mendadak Melahirkan di Tepi Jalan

Reporter : Fathor Rahman
Warga membantu seorang ibu yang mendadak melahirkan di tepi jalan Desa Tanggumong, Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Sampang - Seorang ibu muda mendadak melahirkan di tepi jalan Warga Desa Tanggumong, Kacamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (4/6/2022). Peristiwa itu membuat warga setempat heboh.

Ibu itu diketahui bernama Siti Maryam (25), warga Dusun Teban, Desa Kamoning, Kecamatan Sampang. Proses kelahiran anak keduanya dibantu oleh warga setempat, sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, Siti Maryam saat itu sedang dibonceng suaminya menggunakan motor. Namun saat sampai di lokasi, ia mendadak sakit perut dan akhirnya turun dari motor.

Warga setempat dan pengguna jalan yang melintas akhirnya membantu istri Fauzan tersebut. Sementara warga lain melapor ke petugas medis. Dan sekitar 20 menit, ambulans dan seorang bidan tibda di lokasi.

Selanjutnya, Siti Maryam dibawa ke puskesmas setempat. Sebelumnya, pertolongan cepat dengan pemotongan ari-ari dilakukan.

Baca juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Agus, warga setempat menyebut, Siti Maryam bersama suaminya saat itu sedang berboncengan menaiki motor. Rencananya memang mereka hendak menuju ke Puskesmas Kamoning karena memang sudah waktunya melahirkan. Namun, ditengah perjalanan, ternyata sudah melahirkan.

"Perempuan itu dibantu warga setempat. Dan sebagian pengendara. Sehingga, proses melahirkan lebih aman meski di pinggir jalan," ungkapnya.

Menurut Agus, jarak rumah suami istri dengan puskesmas lumayan jauh, sekitar 9 kilometer.

Baca juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Sementara Kepala Puskesmas Kamoning, Drg. Hutin Ain menyatakan bahwa bayi yang lahir di tepi jalan itu dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah bayinya sehat dan sudah ditangani dengan baik. Kemungkinan, korban mengira sakit biasa dan lambat datang ke puskesmas. Laporan yang kami terima sudah disarankan segera ke puskesmas oleh bidan yang menanganinya," ungkap Hutin.

Editor : Narendra Bakrie

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru