Malang - Beberapa wilayah di Kabupaten Malang disebut masih berpotensi dilanda banjir dan longsor jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2022.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas
"Kalau sekarang kan hujan belum selesai, jadi yang mengancam ya banjir, longsor, angin puting beliung. Cuma kapan itu akan terjadi, tidak ada ilmu yang bisa memprediksi," terang Bambang di Pendopo Kabupaten Malang.
Bambang menyebut, wilayah yang rawan longsor adalah Pujon, Ngantang, Kasembon dan Poncokusumo.
Baca juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar
"Kalau untuk titik-titik rawan longsor kita petakan ada ratusan. Dari November 2021 sampai sekarang sudah ada puluhan longsor yang terjadi," bebernya.
Untuk itu, BPBD Kabupaten Malang sejak November 2021 sudah membangun pos lapangan di antaranya di Ngantang, Tirtoyudo dan Gedangan. Ini berfungsi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang bertempat tinggal di pelosok daerah.
Baca juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi
Bambang mengingatkan agar masyarakat selalu waspada, tidak hanya sekedar saat lebaran saja, tapi setiap saat.
"Selalu ada hal-hal yang mengancam kita baik alam maupun non-alam. Kalau non-alam itu Covid-19. Di dunia mana yang sekarang tidak terkena Covid-19," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie