jatimnow.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim Wahid Wahyudi sangat susah dikonfirmasi terkait kabar positif-nya satu peserta pelantikan kepala sekolah (kepsek) SMA di Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur.
Baca juga: Kabar Pelantikan Kepsek Terpapar Covid-19, Ini Kata Kadindik Jatim
Baca juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik
Satu peserta dari pengawas sekolah asal Mojokerto itu meninggal dunia dan telah dimakamkan di Jombang. Informasi yang beredar, yang bersangkutan positif terpapar Covid-19. Hingga pukul 12.03 Wib, Jumat, (5/6/2020), Wahid tidak merespon sama sekali konfirmasi jatimnow.com.
Upaya konfirmasi sebenarnya sudah dilakukan reporter jatimnow.com sejak Kamis (4/6) malam tentang kabar Wahid dan keluarganya mengikuti tes swab. Namun tidak juga mendapatkan jawaban dari Wahid.
Baca juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS
Peserta pelantikan dari unsur pengawas sekolah asal Mojokerto itu meninggal karena positif terjangkit Corona setelah hasil tes swab keluar pada Rabu (3/6).
Wahid sebelumnya menduga apabila pengawas tersebut menderita sakit lambung.
Baca juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029
"Kami cari informasi bahwa pengawas sekolah yang meninggal itu masuk ke rumah sakit awalnya adalah sakit lambung. Kemudian kami juga belum dapat informasi apakah pengawas itu meninggalnya karena Covid-19 atau karena sejak awalnya sakit lambung itu," kata Wahid pada Selasa (2/6).
Editor : Sandhi Nurhartanto