Ini Doa Umat Hindu Tulungagung untuk Indonesia saat Hari Raya Galungan

Reporter : Bramanta Pamungkas
Upacara Galungan di Tulungagung

jatimnow.com - Umat Hindu di Tulungagung melangsungkan upacara perayaan Hari Raya Galungan di Pura Jagat Tulung Urip, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Rabu (24/7/2019).

Umat Hindu dengan khusyuk mengikuti prosesi pelaksanaan upacara yang digelar setiap 7 bulan sekali ini.

Baca juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Timur, Nyoman Anom Mediana mengatakan peringatan Galungan ini merupakan penyambutan Sang Hyang Widi yang turun ke bumi.

Selanjutnya sepuluh hari kedepan umat akan menggelar upacara Kuningan yang bermakna mengantarkan Sang Hyang Widi kembali ke nirwana.

"Jadi upacara Galungan dan Kuningan merupakan satu paket dan digelar setiap 7 bulan sekali dalam kalender masehi," ujarnya.

Ia meneruskan, upacara Galungan dimaksudkan sebagai perayaan kemenangan kebaikan melawan kejahatan. Menurut Nyoman, saat ini musuh terbesar umat terdapat pada diri mereka sendiri.

Setidaknya terdapat 6 sifat yang ada pada diri umat yang harus dilawan. Diantaranya keinginan yang tidak terkendali, kemarahan, mabuk duniawi, dan iri hati.

"Semua itu harus dikendalikan jangan sampai umat kalah dalam melawan musuh tersebut," jelasnya.

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah menggelar upacara Galungan, umat dijadwalkan akan menggelar upacara Kuningan 10 hari kedepan.

Melalui perayaan Galungan ini, Nyoman mengajak kepada seluruh umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Sang Hyang Widi dan mendoakan agar kondisi bangsa Indonesia tetap terjaga kondusif.

"Untuk Indonesia kami selalu berharap semakin baik di tiap tahunnya," pungkasnya.

 

Baca juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru