Buron 3 Tahun, Perampok Mobil ini Disergap di Jembatan Suramadu

Reporter : Farizal Tito
Pelaku pencurian disertai kekerasan tertangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya sergap Mukhlisin, (32), warga Bangkalan, Madura saat melintas di Jembatan Suramadu bersama istri dan anaknya, Minggu (28/4).

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti mengatakan pelaku melakukan pencurian disertai kekerasan sebuah mobil di kawasan Jalan Kembang Kuning tahun 2016 lalu.

Baca juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Mustofa, sopir rental diminta tersangka untuk mengantar dari Jakarta ke Surabaya. Sampai di Jalan Kembang Kuning, pelaku mengancam korban dan menyekapnya.

"Korbannya sempat disekap dan dibuang di semak-semak di kawasan Bangkalan, Madura. Mukhlisin sudah diburu sejak tiga tahun terakhir. Ia terdeteksi oleh anggota kami sedang mengarah ke Surabaya melalui Jembatan Suramadu," katanya, Senin (29/4/2019).

Tersangka yang disergap bersama anak istrinya berencana hendak liburan ke Surabaya. Mukhlisin diketahui baru saja pulang usai merantau ke luar Jawa sejak ia menjadi DPO.

"Dia sudah merantau sejak tiga tahun lalu. Dia memutusukan untuk pulang lantaran mengira kasusnya sudah lama dan sudah tak diusut polisi," ujarnya.

Baca juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Menurut Bima, Mukhlisin adalah pelaku keempat yang ditangkap. Sebab sebelumnya, tiga pelaku sudah berhasil diringkus, termasuk penadahnya. Sedangkan tersangka sendiri merupakan perantara untuk menjual mobil korban.

"Mobil tersebut dijual setelah para tersangka membuang korban di semak-semak di kawasan Madura dengan kondisi tangan dan kaki terikat," katanya.

Dalam pengakuannya, Mukhlisin mengatakan dirinya memutuskan pulang lantaran kangen dengan keluarga. Selain itu, kejadian itu sudah tiga tahun lalu, ia mengira polisi sudah tidak mengejarnya.

Baca juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Saya hendak mengajak keluarga jalan-jalan, malah ditangkap," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru