Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal di Mojokerto Terima Santunan

Reporter : Achmad Supriyadi
Santunan diterima keluarga almarhum Bidaiyah, petugas pemilu yang meninggal

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memberikan santunan kepada keluarga petugas Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang meninggal dunia dalam bertugas.

Salah satu santunan diberikan kepada keluarga almarhum Bidaiyah, anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08 Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro.

Baca juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Santunan itu diberikan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi kepada keluarga Bidaiyah diwakili sekretaris pribadi didampingi Kabid Kewaspadaan dan Kajian Strategis Bakesbangpol, Roul Amrullah dan Camat Ngoro, M Hidayat.

Baca juga:  Petugas Pemilu 2019 Meninggal Dunia di Mojokerto Bertambah

Baca juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Roul Amrullah mengatakan, dirinya mewakili Wabup Mojokerto memberi semangat kepada keluarga almarhumah.

"Saya mewakili Bapak Pungkasiadi tadi memberikan santunan kepada keluarga almarhumah. Tadi saya juga menyemangati suami dan anak perempuan almarhum untuk selalu tabah," ungkap Roul, Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Bidaiyah meninggal dunia di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari pada Selasa (22/4/2019) lalu setelah mendapat perawatan intensif karena tensi darahnya tinggi.

"Diduga karena kecapekan dan kelelahan setelah menjalankan tugas sebagai KPPS," jelas Roul.

Editor : Narendra Bakrie

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru