Minggu, 07 Jun 2026 07:36 WIB

Kota Malang Banjir, Wali Kota Minta Maaf

Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang
Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang menyebabkan sejumlah dampak di kota ini. Mulai dari banjir, pohon tumbang, mobil rusak hingga anak hilang terbawa arus air sungai. Berubahnya Kota Malang seperti kolam, diduga karena sungai banyak tersumbat sampah. Wali Kota Malang, Sutiaji meminta maaf atas hal tersebut.

Tumpukan sampah yang menyumbat arus air itu terungkap di salah satu titik yaitu kawasan Jalan Soekarno Hatta. Tumpukan sampah yang menggunung menutup sebagian besar saluran air.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Baca juga: 

Hal itu terungkap setelah tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), PMI dan Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang meninjau aliran air di sekitar Rumah Makan Ringin Asri Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang.

Tampak, tumpukan sampah itu terdiri dari puluhan batang bambu, bantal, guling, bongkahan kayu, tripleks hingga sampah-sampah plastik yang menyumbat sebagian besar saluran air.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Malang sesaat setelah banjir besar melanda kota yang dipimpinnya itu.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Saya sampaikan permohonan maaf kepada segenap warga yang terdampak. Ini pekerjaan rumah kita semua. Karena dari ini, kita akan mengambil langkah awal memetakan dan mendata titik kejadian," ujar Sutiaji melalui pesan tertulis kepada jatimnow.com, Senin malam (10/12/2018).

Pihaknya juga telah memerintahkan dinas terkait untuk bergerak cepat membersihkan sampah-sampah yang menyumbat saluran air itu. "Sampah-sampah ini mengganggu saluran air dan jumlahnya tidak main-main. Saya telah perintahkan untuk tangani itu semuanya," tegasnya.

Di sisi lain, keterbatasan personel membuat evakuasi sejumlah sampah membuat lambatnya proses evakuasi.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Saat ini 90 persen personel dibantu relawan tengah fokus mencari satu orang anak hilang di Jalan Ki Ageng Gribig Gang 1," sambung Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Kota Malang, Hadi Priyanto.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Malang hampir 2 jam pad Senin (10/12//2018) mulai sekitar pukul 13.00 hingga 14.45 Wib. Akibat hujan deras itu, sejumlah jalan dan wilayah di Kota Malang seperti kolam. Sebuah mobil Honda Jazz ringsek terseret arus air, beberapa mobil di antaranya rusah tertimpa pohon saat hujan berlangsung.

Terakhir, seorang bocah laki-laki sekolah dasar (SD) hanyut terbawa arus air sungai dan hilang. Saat hujan turun, Kota Malang seperti lumpuh. Sebab sejumlah kendaraan tidak berani melintas di jalan raya yang tergenang air dengan ketinggian antara 30-50 cm.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.