Rabu, 22 Jul 2026 09:57 WIB

Antisipasi 40 Titik Rawan Bencana, 5.000 Relawan Disiagakan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 05 Des 2018 14:00 WIB
Forkopimda meninjau kesiapan tanggap bencana di Kabupaten Pasuruan
Forkopimda meninjau kesiapan tanggap bencana di Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat 40 wilayah yang rawan terjadi bencana, baik banjir, angin kencang (puting beliung) maupun longsor.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan menggelar apel siaga bencana, Sentra Bangkodir, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (05/12/2018). Sebanyak 5.000 relawan siaga bencana dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang mungkin saja datang di musim hujan ini.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Ada 3 bencana yang kita antisipasi, yaitu angin kencang, banjir dan tanah longsor," jelas Bhakti Jati Permana, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan.

Bhakti menjelaskan, dari pemetaan yang dilakukannya, terdapat 9 kecamatan yang rawan banjir, diantaranya Gempol, Beji, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Grati, Winongan dan Gondangwetan. Untuk daerah yang rawan longsor terdapat di 7 kecamatan, yaitu Tosari, Puspo, Lumbang, Tutur, Purwodadi, Prigen dan Gempol.

"Kalau daerah yang berpotensi terjadi puting beliung, tersebar di 24 kecamatan," beber Bhakti.

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

Lanjutnya, sampai saat ini, pos anggaran tidak terduga yang diserap BPBD Kab. Pasuruan untuk penanganan bencana selama tahun 2018 berkisar diangka Rp 1,7 miliar rupiah. Dari jumlah itu, sekitar Rp 1,1 miliar rupiah lebih terserap dalam penanganan bencana kekeringan serta untuk bencana banjir, terserap sekitar 500 juta lebih.

Di tempat yang sama, Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan, menambahkan jika bencana adalah bonus dari geografis wilayah Kabupaten Pasuruan yang memiliki banyak gunung dan laut. Tapi menurutnya, apabila karakter bencana dan perubahan cuaca dapat dipahami, maka resikonya bisa diminimalisir, baik yang menyangkit korban jiwa, luka-luka atau harta benda.

Baca Juga: Pegadaian Besuki Bantu Perbaikan SDN 1 Kalianget Usai Diterjang Banjir

"Selain upaya tanggap darurat bencana, semua pihak terkait, harus lebih mementingkan mitigasi dan pengurangan indek resiko bencana," pungkas bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.