Sabtu, 06 Jun 2026 17:58 WIB

Antisipasi 40 Titik Rawan Bencana, 5.000 Relawan Disiagakan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 05 Des 2018 14:00 WIB
Forkopimda meninjau kesiapan tanggap bencana di Kabupaten Pasuruan
Forkopimda meninjau kesiapan tanggap bencana di Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat 40 wilayah yang rawan terjadi bencana, baik banjir, angin kencang (puting beliung) maupun longsor.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan menggelar apel siaga bencana, Sentra Bangkodir, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (05/12/2018). Sebanyak 5.000 relawan siaga bencana dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang mungkin saja datang di musim hujan ini.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

"Ada 3 bencana yang kita antisipasi, yaitu angin kencang, banjir dan tanah longsor," jelas Bhakti Jati Permana, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan.

Bhakti menjelaskan, dari pemetaan yang dilakukannya, terdapat 9 kecamatan yang rawan banjir, diantaranya Gempol, Beji, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Grati, Winongan dan Gondangwetan. Untuk daerah yang rawan longsor terdapat di 7 kecamatan, yaitu Tosari, Puspo, Lumbang, Tutur, Purwodadi, Prigen dan Gempol.

"Kalau daerah yang berpotensi terjadi puting beliung, tersebar di 24 kecamatan," beber Bhakti.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Lanjutnya, sampai saat ini, pos anggaran tidak terduga yang diserap BPBD Kab. Pasuruan untuk penanganan bencana selama tahun 2018 berkisar diangka Rp 1,7 miliar rupiah. Dari jumlah itu, sekitar Rp 1,1 miliar rupiah lebih terserap dalam penanganan bencana kekeringan serta untuk bencana banjir, terserap sekitar 500 juta lebih.

Di tempat yang sama, Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan, menambahkan jika bencana adalah bonus dari geografis wilayah Kabupaten Pasuruan yang memiliki banyak gunung dan laut. Tapi menurutnya, apabila karakter bencana dan perubahan cuaca dapat dipahami, maka resikonya bisa diminimalisir, baik yang menyangkit korban jiwa, luka-luka atau harta benda.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

"Selain upaya tanggap darurat bencana, semua pihak terkait, harus lebih mementingkan mitigasi dan pengurangan indek resiko bencana," pungkas bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.