Senin, 08 Jun 2026 14:22 WIB

KPK Periksa 9 Orang Terkait Dugaan Suap Bupati Malang

Polisi melakukan penjagaan di depan Aula Polres Malang Kota
Polisi melakukan penjagaan di depan Aula Polres Malang Kota

jatimnow.com - Penyidik KPK memeriksa 9 orang untuk mendalami dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Bupati Malang Rendra Kresna. Pemeriksaan itu dilakukan di Polres Malang Kota, Senin (26/11/2018).

"Untuk mendalami dugaan suap yang dilakukan RK (Rendra Kresna)," jawab Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat.Ditambahkan Febri, pemeriksaan 9 orang sebagai saksi itu dilakukan untuk mendalami dugaan suap dan gratifikasi pada penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dari pantauan jatimnow.com, 9 orang tersebut diperiksa di Aula Polres Malang Kota. Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 Wib dan hingga petang, saksi-saksi itu belum terlihat meninggalkan ruang pemeriksaan. Proses pemeriksaan itu juga nampak dijaga ketat oleh sejumlah polisi.

Data yang dihimpun, 9 orang yang diperiksa itu merupakan PNS di lingkungan Pemkab Malang, antara lain Henry M.B. Tanjung, yang kini menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat Daerah, Kabupaten Malang atau mantan Kabag Pengelolaan Data Elektronik, sekaligus sebagai Ketua LPSE Kabupaten Malang tahun 2008-2014.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Kemudian ada Suwandi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang tahun 2012-2016 yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang periode 2007-2012. Ada juga Willem Petrus Salamena sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang tahun 2017 hingga sekarang.

Selanjutnya ada Tri Darmawan Sambodho, Kasi Pengembangan APTIKA Dinas Kominfo Kabupaten Malang, yang sebelumnya menjabat Admin PPE pada LPSE Kabupaten Malang tahun 2011 hingga sekarang; Pudianto, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang dulu menjabat Kepala Bidang Sekolah Menengah, sekaligus sebagai PPK Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2011-2012.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Berikutnya ada nama Kusnul Farid, pensiunan PNS Kabupaten Malang, yang juga mantan Kasubbag Perencanaan Dinas Pendidikan tahun 2009-2013, sekaligus sebagai Ketua Panitia Lelang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2011-2012; Suwignyo, Kepala Seksi Evaluasi Perencanaan dan Pelaporan Badan Perumahan Kabupaten Malang (pensiunan PNS); Sudarjo, Pengawas Sekolah Luar Biasa Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang juga mantan Kepala Seksi Sarana Prasarana Sekolah Menengah tahun 2008 serta satu orang lagi bernama Ricky Meibnardhy, Kabag Administrasi Pembangunan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.