Sabtu, 13 Jun 2026 12:15 WIB

Kemeriahan Festival Geopark Bojonegoro Berpadu Kemegahan Api Abadi

Berbagai acara dalam Festival Geopark di Bojonegoro
Berbagai acara dalam Festival Geopark di Bojonegoro

jatimnow.com - Sebagai pengembangan wisata dan menarik wisatawan datang ke Kabupaten Bojonegoro, khususnya di segi geopark, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Festival Geopark Bojonegoro.

Mengedepankan wisata sejarah api abadi kayangan api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, acara Festival Geopark ini diselenggarakan dua hari pada Sabtu (24/11) hingga Minggu (25/11).

Api abadi kayangan api menjadi latar belakang panggung, menggambarkan bagaimana kebesaran peradaban zaman Kerajaan Majapahit dan begitu panjangnya sejarah kabupaten yang dialiri Sungai Bengawan Solo ini.

Tari kayangan api dan tari thengul yang mengawali acara kian menggambarkan bagaimana kekayaan budaya dan seni yang dimiliki Bojonegoro yang menjadi bagian dari Indonesia.



Tari kayangan api menceritakan legenda kayangan api, dimana saat zaman Kerajaan Majapahit terdapat satu pembuat keris yang bernama Mpu Supa alias Mbah Kriyo Kusumo yang bersemayam di Api Abadi Kayangan Api untuk membuat keris dan pusaka lainnya.

Sementara itu tari thengul sendiri terinspirasi dari wayang thengul khas Bojonegoro berpadu ritmis dengan iringan musik tradisional dan modern seperti gamelan, oklik, biola, gitar hingga drum.

Tak hanya tarian tradisional khas Bojonegoro saja, kuliner khas Bojonegoro mulai dari nasi pecel daun jati, lemet, sego buwuhan, hingga sayur ikan pe turut memanjakan wisatawan dan masyarakat yang hadir.

"Harganya juga terjangkau dan memang menunya tradisional khas Bojonegoro," ungkap Dwi Puspita Ningrum, salah seorang pengunjung asal Bojonegoro kota ini.

Wakil Bupati Budi Irwanto yang membuka langsung acara turut memberikan apresiasi penyelenggaraan Festival Geopark yang baru pertama kali dilaksanakan.

"Ini sebagai wujud mempromosikan wisata Bojonegoro. Kita ketahui Bojonegoro memiliki beberapa wisata geopark, salah satunya Kayangan api dan Teksas Wonocolo," ujarnya kepada jatimnow.com, Sabtu malam (24/11/2018).

Ke depan menurut Wawan, sapaan akrabnya, festival-festival yang berkaitan promosi wisata lokal akan terus digalakkan.

"Ke depan kita lanjutkan festival-festival lainnya. Potensi di Bojonegoro sangat banyak, bagus jika diadakan festival-festival yang lain untuk mempromosikan wisata Bojonegoro," pungkasnya.

Tak cukup sampai disitu Regina Idol dan musisi Djaduk Ferianto juga turut menghibur ribuan masyarakat dan wisatawan yang berbaur menghangatkan suasana di udara dingin di kawasan hutan jati.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.