Senin, 27 Jul 2026 19:02 WIB

Pernyataan Prabowo Diprotes Driver Ojek Online, Ini Pembelaan Sandiaga

Cawapres Sandiaga Uno saat menyapa masyarakat Kota Batu
Cawapres Sandiaga Uno saat menyapa masyarakat Kota Batu

jatimnow.com - Pernyataan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto soal ojek online yang menuai kontroversi ditanggapi oleh Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan Prabowo, Sandiaga Uno. Menurut Sandiaga tidak ada maksud Prabowo untuk merendahkan para pengemudi atau driver ojek online.

Menurut Sandi pernyataan Prabowo tersebut ditujukan kepada lulusan sekolah berbasis koperasi yang alangkah baiknya harus bekerja untuk menopang dan meningkatkan industri kita.

"Pak Prabowo menginginkan teman-teman memiliki lapangan kerja semua yang halal. Dan itu yang pekerjaan (ojol) yang mulia. Tapi kita berharap bahwa lulusan - lulusan kita terutama lulusan sekolah berbasis koperasi ini bisa diarahkan meningkatkan industri kita," ujar Sandiaga saat safari politik di Kota Batu, Sabtu siang (24/11/2018).

Ia menambahkan, saat ini Indonesia membutuhkan tenaga-tenaga di bidang seperti pertanian dan agropolitan yang mampu bekerjasama memberikan sumbangsih penyerapan lapangan kerja.

"Nanti kita ingin ada pelatihan - pelatihan sehingga mereka bukan menjadi pencari lapangan kerja tapi pencipta lapangan kerja," bebernya.

Dirinya juga menyayangkan bila ada beberapa lulusan S2 yang ujung-ujungnya hanya berprofesi sebagai ojek online.

"Kita ingin bangsa ini maju, budaya melimpah, yang luar biasa," pungkasnya.

Sebelumnya sebuah pidato Capres Prabowo saat jadi pembicara di event Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Shangrila Jakarta pada Rabu 21 November 2018 memicu polemik.

Dalam penyampaiannya Prabowo menerangkan anak-anak muda yang lulus SMA tidak melanjutkan kuliah dan menjadi driver ojek online.

Ini yang dinilai Prabowo cukup memprihatinkan dan menyedihkan sehingga perlu diperbaiki. Ia juga mengungkapkan kesedihannya saat melihat meme ojek online yang beredar.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.