Jumat, 12 Jun 2026 04:08 WIB

Temuan Batu Bata Kuno di Mojokerto Terancam Rusak, Ini Penyebabnya

Struktur batu bata kuno yang diduga cagar budaya di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang rusak
Struktur batu bata kuno yang diduga cagar budaya di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang rusak

jatimnow.com - Struktur batu bata kuno yang ditemukan warga Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terancam rusak. Kerusakan tersebut terjadi di struktur utama yang diduga cagar budaya tersebut.

Muhammad Erwin Rizaldi, anggota komunitas pelestari sejarah, Tapak Jejak Kerajaan mengatakan, kerusakan terjadi pada struktur batu bata kuno yang awalnya berbentuk leter L dengan panjang 20 meter dan lebar sekitar 1,5 meter.

"Sebagian rusak karena fondasi. Sisa 1 meter di dalam area TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang ke arah barat, ke selatan panjangnya 10 meter lebar 1 meter. Ini juga sebagian rusak karena peletakan tandon dan fondasi," ungkapnya kepada jatimnow.com, Senin (19/11/2018).

Erwin menjelaskan, sebenarnya, warga Dusun Sambeng, Desa Belahantengah menemukan sembilan titik yang didapati struktur batu bata kuno diduga cagar budaya. Sembilan titik tersebut, tersebar di lahan seluas kurang lebih satu hektare.

"Kalau yang di lahan warga sih aman. Ini ada tiga titik utama yang berada di dalam area perluasan TPA milik DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Ini yang banyak rusaknya," tuturnya.

Baca juga: Relief Pada Batu Bata Kuno Temuan di Mojokerto Belum Teridentifikasi

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Awal penemuan, struktur tersebut masih tampak jelas utuh meski sebagian struktur sudah rusak akibat proses penggalian fondasi menggunakan alat berat. Struktur batu bata kuno itu makin parah kerusakannya lantaran proses pembangunan fondasi terus dilakukan.

"Penemuan awal pada tanggal 10 Agustus 2018. Memang awalnya struktur itu terlihat setelah proses pengerukan fondasi menggunakan alat berat. Sekarang kerusakannya makin parah, pembangunan fondasi terus dilakukan tanpa menghiraukan adanya diduga situs ini," tuturnya.

Berselang beberapa minggu kemudian, kerusakan struktur tersebut semakin parah. Sebagian struktur batu bata kuno ditempati tandon bekas semen cor, sehingga struktur batu bata kuno tertimbun sisa cor.

"Kerusakan struktur batu bata kuno itu ya diakibatkan keteledoran pekerja proyek pelebaran TPA. Para pekerja itu meletakkan tandon bekas semen cor di atas struktur dan proses pemasangan fondasi, sehingga separuh struktur terpotong fondasi," jelasnya.

Erwin berharap, struktur batu bata kuno yang diduga cagar budaya itu bisa dijaga bersama hingga petugas dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Temuan Yoni di Desa Duwet Kediri Bertambah, Warga Dorong Pendirian Ruang Artefak

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.