Sabtu, 06 Jun 2026 23:47 WIB

Cerita Menteri Susi Menyamar saat Asian Games 2018

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 04 Nov 2018 14:36 WIB
Menteri Susi bersama Forpimda Kota Pasuruan dan Pengurus Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun Muhammadiyah (S-PEAM)
Menteri Susi bersama Forpimda Kota Pasuruan dan Pengurus Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun Muhammadiyah (S-PEAM)

jatimnow.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti salah satu menteri di era Presiden Jokowi yang fenomenal dan sering menjadi buruan masyarakat. Bu Susi pernah menyamar menjadi penonton di Asian Games 2018 lalu.

"Pernah saya pakai rambut pendek biar nggak ketahuan," kata Bu Susi saat bercerita tentang pengalaman menonton Asian Games 2018 lalu, dihadapan Forpimda Kota Pasuruan dan Pengurus Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun Muhammadiyah (S-PEAM) Pasuruan Kota, Minggu (4/11/2018).

"Meski saya sudah pakai rambut pendek, ternyata masih ada 5 polwan yang mengetahui saya. Kamu kok tahu sih, mereka tersenyum," tambahnya.

Bu Susi memang menteri yang fenomenal. Meski perempuan, Bu Susi dikenal garang, tegas terhadap kapal asing pencuri ikan. Bahkan, kata-katanya pun sudah memasyarakat hampir di seluruh lapisan masyarakat yakni 'Saya Tenggelamkan'.

Ketika melakukan kegiatan road show Makan Ikan Bersama Santri di empat pondok pesantren di kawasan tapal kuda Jawa Timur mulai hari Jumat hingga Minggu (2-4/11/2018) yakni di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo; Ponpes Al Fattah Silahul Yaqin, Jangkar, Kabupaten Situbondo, Ponpes Darussalam, Blokagung, Kabupaten Banyuwangi dan terkahir di S-PEAM, Kraton, Pasuruan Kota.

Bu Susi selalu menjadi buruan para santri, pengajar. Kadang ada yang memegang pipinya, kadang ada yang bersalaman hingga ada yang meminta tanda tangan menteri perikanan perempuan pertama di Indonesia ini.

Ia menceritakan, Sabtu kemarin menghadiri undangan pesta pernikahan salah satu koleganya. Puluhan orang undangan yang antre ingin bersalaman dengan kedua mempelai pun semburat (tidak beraturan) mendatangi dan bersalaman serta berfoto dengan Bu Susi.

"Ada sekitar 50 orang itu sudah antre. Saya datang langsung didatanginya," tuturnya.

Bu Susi juga memiliki etos kerja yang baik dan tidak mengenal lelah. Dihadapan para santri yang dikunjunginya, ia selalu berpesan dan mengajak makan ikan.

"Karena ikan membuat cerdas dan sehat," jelasnya.



 

Baca Juga: Atasi Krisis, Polres Pasuruan dan PMII Kirim Air Bersih ke Desa Karangjati

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.