Minggu, 07 Jun 2026 00:47 WIB

Ini Peran Keempat Tersangka Pembobol ATM di Minimarket Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata saat berdialog dengan para pelaku yang beraksi di dalam minimarket
Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata saat berdialog dengan para pelaku yang beraksi di dalam minimarket

jatimnow.com - Polisi berhasil mengungkap kaus pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) di Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata menjelaskan, masing-masing peranan keempat tersangka pembobol mesin ATM BCA itu.

"Tersangka yang masuk ke dalam minimarket yakni Ratno dan Irfan Feri Nugroho. Sedangkan dua tersangka lainnya yakni, Andik Pranoto dan Yudianto berada di luar minimarket untuk mengawasi situasi," ungkap AKBP Leo.

Leo menuturkan, dua tersangka masuk ke dalam minimarket yang sudah tutup pada 20 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 00.30 WIB. Kedua tersangka masuk ke dalam minimarket di Jalan Raya Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan itu melalui atap dan menjebol plafon minimarket.

"Tersangka masuk minimarket lewat rumah kosong di sebelah minimarket. Di rumah kosong itu, pelaku memanjat menggunakan tangga besi yang sudah disiapkan," jelasnya.

Setelah berada di dalam minimarket, tersangka Irfan kemudian menutup tujuh kamera Closed Circuit Television (CCTV) minimarket dan satu unit kamera CCTV mesin atm dengan cara menyemprotkan cat pilox.

"Setelah menutup kamera CCTV, kemudian tersangka Ratno yang memiliki keahlian las beraksi. Tersangka mengelas dan merusak brankas mesin ATM hingga berhasil membawa kabur uang Rp 673,7 juta," terangnya.

Usai melancarkan aksinya, para pelaku akhirnya kabur ke daerah Jogjakarta dengan mengendarai mobil jenis Toyota Avanza warna silver. Saat sampai di Jogjakarta, pelaku kemudian menyetor tunaikan uang hasil curian itu di Bank BCA di kawasan Jogjakarta.

Berselang 11 hari dari kejadian, polisi yang sudah berhasil mengantongi identitas para pelaku akhirnya berhasil meringkus pelaku pada 31 Oktober 2018 sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Kota Surabaya.

"Penangkapannya 31 Oktober kemarin, dinihari. Saya dikabari sama Kasatreskrim. Tiga pelaku berhasil kami amankan, sedangkan satu tersangka masing DPO," imbuhnya.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan polisi, yakni Andik Pranoto, (35), warga Rusun Penjaringansari EB 210 Rungkut, Kota Surabaya. Irfan Feri Nugroho, (39), warga Rusun Penjaringansari EB 211, Rungkut, Kota Surabaya dan Ratno, (38), warga Dusun/Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Saat ini polisi masih memburu satu tersangka atas nama Yudianto, (36), warga Jalan Raya Penjaringan Timur, Nomor 16, Rungkut, Kota Surabaya yang hingga saat ini berhasil melarikan diri.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita uang tunai Rp 55 juta, sejumlah handphone, kartu ATM, mesin ATM yang telah dirusak pelaku serta bagian-bagian mesin ATM yang telah dirusak oleh pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 3E, 4E dan 5E KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama sembilan tahun.

Tidak hanya itu, ketiga pelaku yang berhasil diamankan petugas juga dihadiahi timah panas di masing-masing kakinya.






 



Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.