Rabu, 22 Jul 2026 03:23 WIB

Dramatis! Argentina Singkirkan Mesir 3-2 Lewat Comeback Epik dan Hujan Protes

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 08 Jul 2026 07:42 WIB
Lionel Messi rayakan kemenangan atas Mesir di babak 16 besar . (Foto: instagram afaselection)
Lionel Messi rayakan kemenangan atas Mesir di babak 16 besar . (Foto: instagram afaselection)

jatimnow.com - Juara bertahan Argentina sukses melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Mesir dalam laga babak 16 besar yang sarat drama. Bertanding di Atlanta Stadium, Albiceleste menang tipis 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol.

Laga ini diwarnai berbagai momen krusial, mulai dari kegagalan penalti Lionel Messi, intervensi Video Assistant Referee (VAR), hingga keributan di pinggir lapangan pada menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga: Tundukkan Inggris, Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Argentina langsung dibuat deg-degan sejak awal laga. Mesir mengejutkan sang juara bertahan pada menit ke-15 setelah Yasser Ibrahim berhasil membobol gawang yang dikawal Emiliano Martinez.

Albiceleste sebenarnya mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan tidak lama setelah gol tersebut. Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolas Tagliafico dilanggar oleh Haissem Hassan di kotak terlarang.

Namun, Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Sepakan La Pulga berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir. Ketangguhan Shobeir di bawah mistar gawang membuat keunggulan 1-0 Mesir bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meninggi. Mesir sempat mencetak gol kedua melalui Mostafa Zico pada menit ke-59, namun dianulir oleh VAR karena dianggap terjadi pelanggaran terlebih dahulu terhadap Lisandro Martinez.

Baca Juga: Inggris vs Argentina, Babak Baru Rivalitas Klasik demi Tiket Final

Meski begitu, Zico benar-benar menjadi momok bagi lini pertahanan Argentina delapan menit berselang. Pada menit ke-67, ia kembali membobol gawang Emi Martinez—kali ini golnya sah—dan membawa Mesir memimpin mengejutkan 2-0.

Dalam posisi tertekan, mental juara Argentina berbicara di 10 menit terakhir waktu normal. Kebangkitan diawali oleh gol sundulan Cristian Romero pada menit ke-79. Hanya berselang empat menit, Messi membayar tuntas kegagalan penaltinya lewat tendangan voli ciamik di menit ke-83 yang mengubah skor menjadi imbang 2-2.

Petaka bagi Mesir terjadi di masa injury time. Enzo Fernandez muncul sebagai pahlawan kemenangan Argentina setelah sundulannya berhasil mengoyak jala Mesir dan membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Baca Juga: Tumbangkan Prancis 2-0, Spanyol Segel Tiket Final Piala Dunia 2026

Gol penentu ini langsung memicu protes keras dari para pemain dan ofisial Mesir. Mereka menilai telah terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses terciptanya gol tersebut. Situasi di pinggir lapangan sempat memanas hingga wasit Francois Letexier terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk salah satu staf kepelatihan Mesir.

Setelah berkomunikasi lewat headset, wasit Letexier memutuskan untuk tidak meninjau monitor VAR secara langsung. Skor 3-2 untuk keunggulan Argentina tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, Mesir harus menyudahi langkah mereka di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Argentina resmi menyusul tim-tim raksasa lain seperti Prancis, Spanyol, dan Inggris ke babak perempat final.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.