Rabu, 22 Jul 2026 05:38 WIB

Mas Dhito Bantu Petani 200 Ton Benih Jagung hingga Kepastian Harga Pasca Panen

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 30 Jun 2026 22:50 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menyerahkan bantuan 200 ton benih jagung kepada petani. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menyerahkan bantuan 200 ton benih jagung kepada petani. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan bantuan 200 ton benih jagung kepada petani. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 683 kelompok tani di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

Bantuan benih dengan nilai mencapai Rp19 miliar tersebut diperuntukkan untuk luasan lahan 13.300 hektare. Melalui bantuan tersebut, Mas Dhito berharap dapat membantu petani mengurangi biaya produksi.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

"Kita tidak berhenti di sini, karena setelah benih kita masih memiliki bantuan nanti Alsintan, jumlahnya nanti ditunggu saja," kata Mas Dhito usai menyalurkan bantuan benih jagung secara simbolis kepada empat Poktan, Selasa (30/6/2026).

Perhatian Mas Dhito terhadap petani di Kabupaten Kediri tidak berhenti pada bantuan benih, peralatan pertanian untuk pengolahan lahan maupun penyediaan pupuk. Tak kalah penting yakni kondisi harga pasca panen.

Mas Dhito berharap setelah panen, petani tetap mendapatkan kepastian harga. Untuk itu, diakui saat ini Bulog siap menyerap hasil panen jagung petani dengan harga yang telah ditentukan.

"Pasca panen ini biasanya (yang dikeluhkan petani) harga tidak menentu. Untuk komoditas jagung sudah ditetapkan Rp5.500/kg diserap oleh Bulog," ungkapnya.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Sebagai salah satu komoditas pangan, saat ini luasan lahan jagung di Kabupaten Kediri menembus 56.000 hektare dengan total produksi mencapai 392.000 ton. Dari data tersebut, rata-rata tiap hektare lahan bisa menghasilkan 7 ton jagung.

Dalam acara penyerahan bantuan benih jagung di lahan pertanian Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem tersebut Mas Dhito juga melakukan dialog dengan petani. Dalam dialog tersebut, Mas Dhito memotivasi petani untuk dapat meningkatkan jumlah produksi.

Ahmad Rudianto, salah satu petani asal Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu yang berkesempatan berdialog dengan bupati menyebut di lahan di wilayahnya bisa menghasilkan 9 ton jagung/hektare.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

Salah satu kunci keberhasilan tingginya hasil panen itu, menurut dia pada pengolahan tanah. Diterangkan, mengingat sebagian petani di daerahnya juga berternak, komposisi pemupukan 70 persen menggunakan pupuk organik.

"Kita banyak menggunakan organiknya, karena di daerah kami selain bertani warga juga berternak," ucapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.